alexametrics
25.4 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Persewangi Diperkuat Tiga Pemain Asal Papua

BANYUWANGI – Kekuatan tambahan Persewangi Banyuwangi tiba kemarin (22/9). Tiga orang pemain asal Papua yaitu striker Delvin Kaplo dan dua bek yakni Barnabas Sobor dan Khaleb Sobor sudah berada di Bumi Blambangan. Ketiganya akan segera bergabung dengan 22 pemain Persewangi.

Pelatih Persewangi Abdul Karim mengatakan, timnya butuh gebrakan untuk bisa melanggeng ke fase selanjutnya. Apalagi, sebagai tuan rumah di putaran grup N, Persewangi menurutnya membutuhkan pemain yang bisa memberi permainan yang menghibur.

Tak hanya asal memenangkan, kata Karim, sebagai tuan rumah, Persewangi harus menunjukkan permainan yang atraktif. ”Masyarakat Banyuwangi ingin memiliki tim dengan kualitas yang cukup baik, jadi kita tambahkan amunisi. Semoga mereka bisa bermain dengan baik,” jelas mantan pelatih Putra Tresna Bali itu.

Karim menambahkan, pemain-pemain asal Papua terkenal dengan kondisi fisik yang bagus. Untuk kompetisi Liga 3 yang cukup ketat, butuh pemain yang memiliki vitalitas tinggi.

Persewangi saat ini, kata Karim, sudah memiliki susunan pemain yang nyaris lengkap. Tinggal posisi striker yang masih terus diutak-atik. ”Dua hari setelah berlatih akan kita lihat bagaimana performa mereka. Baru nanti kita akan pastikan bagaimana peran mereka di tim. Kita juga tidak ingin membeli kucing dalam karung,” tegas Karim.

Manajer Persewangi Samidy Jos Rudy menambahkan, sudah ada empat pemain Papua yang didatangkan Persewangi dari total sembilan pemain asal luar Banyuwangi. Mereka semua sudah dikontrak selama satu musim kompetisi dengan total nilai kontrak sekitar Rp 40 juta per bulan. ”Kita melihat pemain Papua ini juga pekerja keras. Cocok untuk ambisi kita untuk lolos ke Liga 2,” ucapnya.

Sementara itu, Barnabas Sobor mengatakan, dirinya ingin membantu Persewangi lolos ke Liga 2. Pemain yang saat ini tengah masuk seleksi ketiga di Timnas U-18 itu berharap bisa memberikan permainan terbaiknya. ”Saya butuh waktu minimal satu minggu untuk menyiapkan diri bersama tim. Semoga bisa segera menyesuaikan permainan,” ujar mantan pemain Persipura U-18 itu.

Delvin Kaplo menambahkan, Persewangi menjadi klub yang cukup bagus untuk perkembangan karir pemain sepak bola. Apalagi Jawa Timur merupakan daerah dengan iklim sepak bola yang cukup ketat. ”Saya optimistis bisa berkembang di sini. Kuncinya nanti tinggal bagaimana bisa menyatu dengan pelatih,” tandas mantan pemain PSBS Biak itu. 

BANYUWANGI – Kekuatan tambahan Persewangi Banyuwangi tiba kemarin (22/9). Tiga orang pemain asal Papua yaitu striker Delvin Kaplo dan dua bek yakni Barnabas Sobor dan Khaleb Sobor sudah berada di Bumi Blambangan. Ketiganya akan segera bergabung dengan 22 pemain Persewangi.

Pelatih Persewangi Abdul Karim mengatakan, timnya butuh gebrakan untuk bisa melanggeng ke fase selanjutnya. Apalagi, sebagai tuan rumah di putaran grup N, Persewangi menurutnya membutuhkan pemain yang bisa memberi permainan yang menghibur.

Tak hanya asal memenangkan, kata Karim, sebagai tuan rumah, Persewangi harus menunjukkan permainan yang atraktif. ”Masyarakat Banyuwangi ingin memiliki tim dengan kualitas yang cukup baik, jadi kita tambahkan amunisi. Semoga mereka bisa bermain dengan baik,” jelas mantan pelatih Putra Tresna Bali itu.

Karim menambahkan, pemain-pemain asal Papua terkenal dengan kondisi fisik yang bagus. Untuk kompetisi Liga 3 yang cukup ketat, butuh pemain yang memiliki vitalitas tinggi.

Persewangi saat ini, kata Karim, sudah memiliki susunan pemain yang nyaris lengkap. Tinggal posisi striker yang masih terus diutak-atik. ”Dua hari setelah berlatih akan kita lihat bagaimana performa mereka. Baru nanti kita akan pastikan bagaimana peran mereka di tim. Kita juga tidak ingin membeli kucing dalam karung,” tegas Karim.

Manajer Persewangi Samidy Jos Rudy menambahkan, sudah ada empat pemain Papua yang didatangkan Persewangi dari total sembilan pemain asal luar Banyuwangi. Mereka semua sudah dikontrak selama satu musim kompetisi dengan total nilai kontrak sekitar Rp 40 juta per bulan. ”Kita melihat pemain Papua ini juga pekerja keras. Cocok untuk ambisi kita untuk lolos ke Liga 2,” ucapnya.

Sementara itu, Barnabas Sobor mengatakan, dirinya ingin membantu Persewangi lolos ke Liga 2. Pemain yang saat ini tengah masuk seleksi ketiga di Timnas U-18 itu berharap bisa memberikan permainan terbaiknya. ”Saya butuh waktu minimal satu minggu untuk menyiapkan diri bersama tim. Semoga bisa segera menyesuaikan permainan,” ujar mantan pemain Persipura U-18 itu.

Delvin Kaplo menambahkan, Persewangi menjadi klub yang cukup bagus untuk perkembangan karir pemain sepak bola. Apalagi Jawa Timur merupakan daerah dengan iklim sepak bola yang cukup ketat. ”Saya optimistis bisa berkembang di sini. Kuncinya nanti tinggal bagaimana bisa menyatu dengan pelatih,” tandas mantan pemain PSBS Biak itu. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/