alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

Sepak Takraw Kehilangan Dua Atlet Andalan

BANYUWANGI – Tim pelatih skuad sepak takraw Banyuwangi yang disiapkan untuk Porprov 2022 sepertinya harus kembali memutar otak. Pasalnya, dua pemain andalan Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Banyuwangi batal bergabung ke dalam tim. Kedua atlet tersebut adalah sisa dari skuad Porprov 2019 yang sebenarnya disiapkan untuk bisa tampil maksimal pada tahun ini.

Ketua PSTI Banyuwangi Pujo Waluyo mengatakan, atlet pertama yang tidak bisa memperkuat tim porprov adalah Putri dari Singojuruh. Dia menyebut, Putri kini direkrut tim futsal Bhayangkara Malang. Dia dipastikan tidak bisa memperkuat skuad sepak takraw Banyuwangi di ajang porprov mendatang.

Atlet kedua yang mundur dari tim adalah Novita. Pemain asal Kalibaru itu memutuskan untuk menikah, sehingga memilih tak memperkuat tim porprov Banyuwangi.

Pujo mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah berusaha merayu kedua atlet tersebut agar bisa bertahan. Namun, keduanya tetap memutuskan untuk tidak lagi memperkuat tim sepak takraw. ”Ini kehilangan sebenarnya untuk kami. Di tengah persiapan yang sudah mepet. Apalagi, keduanya pemain inti,” ucapnya.

Karena mundurnya kedua atlet itu, Pujo kemudian mempromosikan dua pemain cadangan untuk masuk ke tim inti. Kedua pengganti Novita dan Putri menurut Pujo sudah mulai bisa mengikuti permainan tim. Dia pun berharap keduanya bisa segera nyetel dengan rekan satu timnya. ”Ada atlet yang kemarin ikut Popda, kita lihat cukup bagus mereka. Jadi, kita turunkan dalam tim,” kata ketua IGORA Banyuwangi itu.

Sementara itu, hingga saat ini tim sepak takraw Banyuwangi masih melakukan TC berjalan untuk mengasah kemampuan timnya. Mereka melakukan TC di Bangorejo, Kalibaru, Kalipuro, Banyuwangi kota, Muncar, dan Singojuruh di tempat-tempat latihan klub sepak takraw. Pujo mengatakan, langkah itu dilakukan untuk memperkuat insting dan kekompakan para atlet di dalam tim. ”Waktu di Bangorejo kita juga mengundang tim dari Gianyar. Jadi, dari keenam lokasi itu, semuanya ada lawan yang disiapkan. Supaya semua atlet semakin kompak,” pungkasnya. 

BANYUWANGI – Tim pelatih skuad sepak takraw Banyuwangi yang disiapkan untuk Porprov 2022 sepertinya harus kembali memutar otak. Pasalnya, dua pemain andalan Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Banyuwangi batal bergabung ke dalam tim. Kedua atlet tersebut adalah sisa dari skuad Porprov 2019 yang sebenarnya disiapkan untuk bisa tampil maksimal pada tahun ini.

Ketua PSTI Banyuwangi Pujo Waluyo mengatakan, atlet pertama yang tidak bisa memperkuat tim porprov adalah Putri dari Singojuruh. Dia menyebut, Putri kini direkrut tim futsal Bhayangkara Malang. Dia dipastikan tidak bisa memperkuat skuad sepak takraw Banyuwangi di ajang porprov mendatang.

Atlet kedua yang mundur dari tim adalah Novita. Pemain asal Kalibaru itu memutuskan untuk menikah, sehingga memilih tak memperkuat tim porprov Banyuwangi.

Pujo mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah berusaha merayu kedua atlet tersebut agar bisa bertahan. Namun, keduanya tetap memutuskan untuk tidak lagi memperkuat tim sepak takraw. ”Ini kehilangan sebenarnya untuk kami. Di tengah persiapan yang sudah mepet. Apalagi, keduanya pemain inti,” ucapnya.

Karena mundurnya kedua atlet itu, Pujo kemudian mempromosikan dua pemain cadangan untuk masuk ke tim inti. Kedua pengganti Novita dan Putri menurut Pujo sudah mulai bisa mengikuti permainan tim. Dia pun berharap keduanya bisa segera nyetel dengan rekan satu timnya. ”Ada atlet yang kemarin ikut Popda, kita lihat cukup bagus mereka. Jadi, kita turunkan dalam tim,” kata ketua IGORA Banyuwangi itu.

Sementara itu, hingga saat ini tim sepak takraw Banyuwangi masih melakukan TC berjalan untuk mengasah kemampuan timnya. Mereka melakukan TC di Bangorejo, Kalibaru, Kalipuro, Banyuwangi kota, Muncar, dan Singojuruh di tempat-tempat latihan klub sepak takraw. Pujo mengatakan, langkah itu dilakukan untuk memperkuat insting dan kekompakan para atlet di dalam tim. ”Waktu di Bangorejo kita juga mengundang tim dari Gianyar. Jadi, dari keenam lokasi itu, semuanya ada lawan yang disiapkan. Supaya semua atlet semakin kompak,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/