alexametrics
28.7 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Hadapi Persid Jember, BP Jalani Laga Hidup Mati

JEMBER – Ujian berat harus dialami tim Banyuwangi Putra (BP) pada pertandingan ketiga di grup J Liga 3 Asprov Jatim di Stadion Notohadinegoro, Jumat sore (19/11). BP yang baru saja menelan kekalahan melawan tim PSIL Lumajang, harus berhadapan dengan tuan rumah Persid Jember.

Dalam laga hidup mati sore ini, BP harus mengamankan tiga poin untuk modal lolos ke babak 32 besar zona Jatim. Jika gagal, tim asuhan Bagong Iswahyudi itu bisa angkat koper lebih awal. Padahal, ekspektasi masyarakat kepada BP cukup besar di Liga 3.

Grup J sejak awal diprediksi cukup alot. Selain ada tuan rumah Persid Jember, PSIL Lumajang juga tidak bisa dianggap remeh. Tim PSIL sempat menjegal BP dengan skor 4-3. ”Tidak tahu bagaimana caranya, kita akan berjuang sampai habis. Tim harus menang,” kata pelatih BP Bagong Iswahyudi.

Secara visual, Persid menjadi tim yang paling kuat di grup J dibanding PSIL. Bagong melihat Persid memiliki kekuatan satu strip di atas BP. Meski demikian, timnya masih bisa mengambil celah asalkan bisa memanfaatkan peluang dengan baik dan fokus dalam pertahanan. Kekalahan melawan PSIL kemarin akan menjadi evaluasi.

Tim berjuluk ”Naga Jawa” ini masih kerap kelabakan ketika harus menghadapi serangan balik. ”Pertahanan kita dari counter attack lemah. Ini perlu diwaspadai untuk mengantisipasi umpan-umpan jauh,” pungkasnya. 

JEMBER – Ujian berat harus dialami tim Banyuwangi Putra (BP) pada pertandingan ketiga di grup J Liga 3 Asprov Jatim di Stadion Notohadinegoro, Jumat sore (19/11). BP yang baru saja menelan kekalahan melawan tim PSIL Lumajang, harus berhadapan dengan tuan rumah Persid Jember.

Dalam laga hidup mati sore ini, BP harus mengamankan tiga poin untuk modal lolos ke babak 32 besar zona Jatim. Jika gagal, tim asuhan Bagong Iswahyudi itu bisa angkat koper lebih awal. Padahal, ekspektasi masyarakat kepada BP cukup besar di Liga 3.

Grup J sejak awal diprediksi cukup alot. Selain ada tuan rumah Persid Jember, PSIL Lumajang juga tidak bisa dianggap remeh. Tim PSIL sempat menjegal BP dengan skor 4-3. ”Tidak tahu bagaimana caranya, kita akan berjuang sampai habis. Tim harus menang,” kata pelatih BP Bagong Iswahyudi.

Secara visual, Persid menjadi tim yang paling kuat di grup J dibanding PSIL. Bagong melihat Persid memiliki kekuatan satu strip di atas BP. Meski demikian, timnya masih bisa mengambil celah asalkan bisa memanfaatkan peluang dengan baik dan fokus dalam pertahanan. Kekalahan melawan PSIL kemarin akan menjadi evaluasi.

Tim berjuluk ”Naga Jawa” ini masih kerap kelabakan ketika harus menghadapi serangan balik. ”Pertahanan kita dari counter attack lemah. Ini perlu diwaspadai untuk mengantisipasi umpan-umpan jauh,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/