alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Baru Lima Pengurus Cabor Kumpulkan LPj

JawaPos.com – Bulan Januari menyisakan 14 hari lagi. Sesuai deadline yang dipasang KONI Banyuwangi, cabor diminta mengumpulkan laporan pertanggungjawaban (LPj) mereka sebelum akhir Januari. Namun, sementara ini masih kurang dari separo cabor yang mengumpulkan LPj.

Tercatat, hanya ada lima cabor yang sudah mengumpulkan LPj mereka hingga Rabu (17/1) lalu. Yaitu drumband (PDBI), senam (Persani), gulat (PGSI), sepak bola (Askab PSSI), dan selam (POSSI). Sisanya masih ada 24 cabor lagi mulai dari PBSI, PJSI, PELTI, Perbakin, TI, WI, PSTI, PRSI, IPSI, PABBSI, PASI, PBVSI, Percasi, Perkemi, Perbasi, FPTI, FORKI, FHI, Ikasi, Kodrat, ISSI, Perpani, PODSI, dan PTMSI.

Padahal, KONI sudah membuka kesempatan kepada cabor untuk melakukan konsultasi bahkan mengerjakan LPj bersama dengan cabor di Kantor KONI. ”Kita berikan batas akhir pada bulan Januari ini. Karena setelah itu, kita akan meminta cabor menyiapkan proposal untuk tahun selanjutnya. Karena setelah ini, kita banyak agenda salah satunya Porkab, kita tidak ingin nanti proses administrasi jadi terbengkalai,” terang Sekretaris KONI Banyuwangi Mukayin.

Karena itu, Mukayin juga berharap agar cabor bisa segera menyelesaikan LPj-nya sebelum batas akhir pengumpulan. Karena selain Pemkab sudah meminta laporan tersebut, langkah KONI dengan memberikan pendampingan pengerjaan LPj kepada cabor bisa mempercepat pengerjaan LPj itu sendiri.

”Mereka yang datang ke kita rata-rata LPj-nya sudah 90 persen selesai. Karena itu, kita minta untuk bisa segera dikumpulkan, deadline kita sendiri sebenarnya sebelum 29 Desember. KONI juga sudah menyelesaikan LPj-nya. Jadi tinggal menunggu cabor,” tegas Mukayin.

Sementara itu, Sekretaris POSSI Banyuwangi Salihin yang kebetulan usai mengumpulkan LPj mengatakan jika sebenarnya berkasnya sudah tuntas sejak awal tahun. Hanya saja karena ada kendala pengurus yang tengah sakit, pengumpulan jadi terlambat. ”Dari awal kita sudah minta draf dari KONI untuk pengerjaan LPj, itu sudah lengkap dengan NPHD-nya, jadi kita tinggal menyesuaikan dengan bukti fisik yang kita miliki saja,” tandasnya.

JawaPos.com – Bulan Januari menyisakan 14 hari lagi. Sesuai deadline yang dipasang KONI Banyuwangi, cabor diminta mengumpulkan laporan pertanggungjawaban (LPj) mereka sebelum akhir Januari. Namun, sementara ini masih kurang dari separo cabor yang mengumpulkan LPj.

Tercatat, hanya ada lima cabor yang sudah mengumpulkan LPj mereka hingga Rabu (17/1) lalu. Yaitu drumband (PDBI), senam (Persani), gulat (PGSI), sepak bola (Askab PSSI), dan selam (POSSI). Sisanya masih ada 24 cabor lagi mulai dari PBSI, PJSI, PELTI, Perbakin, TI, WI, PSTI, PRSI, IPSI, PABBSI, PASI, PBVSI, Percasi, Perkemi, Perbasi, FPTI, FORKI, FHI, Ikasi, Kodrat, ISSI, Perpani, PODSI, dan PTMSI.

Padahal, KONI sudah membuka kesempatan kepada cabor untuk melakukan konsultasi bahkan mengerjakan LPj bersama dengan cabor di Kantor KONI. ”Kita berikan batas akhir pada bulan Januari ini. Karena setelah itu, kita akan meminta cabor menyiapkan proposal untuk tahun selanjutnya. Karena setelah ini, kita banyak agenda salah satunya Porkab, kita tidak ingin nanti proses administrasi jadi terbengkalai,” terang Sekretaris KONI Banyuwangi Mukayin.

Karena itu, Mukayin juga berharap agar cabor bisa segera menyelesaikan LPj-nya sebelum batas akhir pengumpulan. Karena selain Pemkab sudah meminta laporan tersebut, langkah KONI dengan memberikan pendampingan pengerjaan LPj kepada cabor bisa mempercepat pengerjaan LPj itu sendiri.

”Mereka yang datang ke kita rata-rata LPj-nya sudah 90 persen selesai. Karena itu, kita minta untuk bisa segera dikumpulkan, deadline kita sendiri sebenarnya sebelum 29 Desember. KONI juga sudah menyelesaikan LPj-nya. Jadi tinggal menunggu cabor,” tegas Mukayin.

Sementara itu, Sekretaris POSSI Banyuwangi Salihin yang kebetulan usai mengumpulkan LPj mengatakan jika sebenarnya berkasnya sudah tuntas sejak awal tahun. Hanya saja karena ada kendala pengurus yang tengah sakit, pengumpulan jadi terlambat. ”Dari awal kita sudah minta draf dari KONI untuk pengerjaan LPj, itu sudah lengkap dengan NPHD-nya, jadi kita tinggal menyesuaikan dengan bukti fisik yang kita miliki saja,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/