alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Laga Sengit Mengejar Tahta Klasemen

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Laga sengit akan tersaji dalam duel antara Persewangi melawan PSPK Pasuruan di Stadion Diponegoro sore ini (15/11). Kedua tim sama-sama berambisi mengejar tahta klasemen Grup N untuk bisa lolos ke fase berikutnya. 

Di tengah persiapan tim melawan PSPK, kekuatan Persewangi sedikit tereduksi. Bek andalan  Barnabas Sobor dipanggil Timnas U-18 ke Turki. Kedua tim sama-sama mengantongi 6 poin dari dua laga yang mereka mainkan. Jika hasil berakhir imbang pada pertandingan sore nanti, kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin. Peluang mereka untuk lolos sama-sama besar. Namun, kedua tim harus menunggu hingga pertandingan hari terakhir untuk memastikan siapa yang lolos langsung.

Sebaliknya, jika Persewangi atau PSPK yang menang, otomatis tim tersebut sudah memegang tiket untuk lolos. Pada pertandingan terakhir kedua tim tak perlu bersusah payah memenangkan pertandingan.

       Di sisi lain, Persebo muda Bondowoso yang baru mengoleksi tiga poin masih memiliki kans lolos dengan catatan mampu menyapu bersih dua laga terakhir. Persebo tetap punya kesempatan untuk lolos ke putaran zona Jatim. Baik PSPK maupun Persewangi seharusnya bisa memanfaatkan pertandingan ketiga demi mengamankan tiket ke fase selanjutnya.

Jika melihat aksi PSPK di lapangan, tim besutan Irfan Junaidi itu selalu ngotot di setiap laga. Pada pertandingan melawan Persebo dan PSSS, Edi Purnomo dan kawan-kawan tak segan merubah strategi di tengah permainan hanya untuk segera menutup celah kekalahan dan menambah daya gedor. Pertandingan melawan PSSS bisa menjadi salah satu gambaran bagaimana ambisi Laskar Darmo Yudho untuk bisa memenangkan pertandingan. “Kita tidak akan mengurangi intensitas serangan. Semua tim kita anggap tim yang kuat. Kita harus bisa memenangkan pertandingan,’’ tegas Manajer PSPK, Mamat Aryo Setiawan.

       Di sisi lain, Persewangi tampaknya juga tak ingin bermain aman. Pelatih Persewangi, Isdiyantono akan menurunkan tim terbaiknya di pertandingan ketiga melawan PSPK Pasuruan. Dia masih mengandalkan tiga penyerang, Herwanto “Pahabol”, Delvin Taplo, dan Zidane. Menurut Isdiyanto, belum ada jaminan timnya lolos ke fase selanjutnya. Permainan melawan PSPK sore ini akan menjadi penentu bagaimana nasib Persewangi ke depan.

       “Kita sedang menunggu regulasi untuk dua pemain kita. Sebelumnya sempat kena kartu merah dan yang satu akumulasi. Kita berharap keduanya  bisa bermain untuk menambah daya gedor tim,” kata mantan pemain Deltras Sidoarjo itu.

Terkait kekuatan PSPK, semua tim di grup N patut diwaspadai. Dia tak ingin meremehkan calon lawan. Isdiyanto memastikan tidak akan main mata dengan tim lawan untuk mencari skor imbang.

Dengan tidak adanya Barnabas Sobor, Persewangi harus menyiapkan penggantinya di posisi bek.

Wakil manajer Persewangi Juniarto mengatakan, kemungkinan ada dua pemain yang akan masuk dalam tim inti. Dendy menggantikan posisi Barnabas Sobor dan Bayu menggantikan Delby yang dianggap kurang optimal. “Barnabas tadi pagi (kemarin) menyusul ke Turki. Kita harus gantikan posisinya,” tegasnya.

       Sementara itu, Persebo Muda Bondowoso akan melawan PSSS yang sudah dipastikan tidak lolos pada siang ini. Untuk bisa menjaga peluang lolos, Persebo membutuhkan tiga angka. Setidaknya mereka bisa berjuang sampai pertandingan terakhir untuk merebut tiket lolos. Sedangkan Persikapro yang menelan kekalahan di dua laga dalam tiga pertandingan juga masih memiliki peluang asalkan bisa mencetak banyak gol dan memenangkan laga terakhir. Dengan catatan pertandingan antara PSPK dan Persewangi tidak berakhir imbang. “Untuk grup N kemungkinan ada dua tim yang lolos. Ada regulasi, tim peringkat tiga terbaik akan ada yang lolos, cuma kita belum tahu bagaimana nanti regulasinya,” tandas Sekretaris Panpel Persewangi, Firmansyah.

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Laga sengit akan tersaji dalam duel antara Persewangi melawan PSPK Pasuruan di Stadion Diponegoro sore ini (15/11). Kedua tim sama-sama berambisi mengejar tahta klasemen Grup N untuk bisa lolos ke fase berikutnya. 

Di tengah persiapan tim melawan PSPK, kekuatan Persewangi sedikit tereduksi. Bek andalan  Barnabas Sobor dipanggil Timnas U-18 ke Turki. Kedua tim sama-sama mengantongi 6 poin dari dua laga yang mereka mainkan. Jika hasil berakhir imbang pada pertandingan sore nanti, kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin. Peluang mereka untuk lolos sama-sama besar. Namun, kedua tim harus menunggu hingga pertandingan hari terakhir untuk memastikan siapa yang lolos langsung.

Sebaliknya, jika Persewangi atau PSPK yang menang, otomatis tim tersebut sudah memegang tiket untuk lolos. Pada pertandingan terakhir kedua tim tak perlu bersusah payah memenangkan pertandingan.

       Di sisi lain, Persebo muda Bondowoso yang baru mengoleksi tiga poin masih memiliki kans lolos dengan catatan mampu menyapu bersih dua laga terakhir. Persebo tetap punya kesempatan untuk lolos ke putaran zona Jatim. Baik PSPK maupun Persewangi seharusnya bisa memanfaatkan pertandingan ketiga demi mengamankan tiket ke fase selanjutnya.

Jika melihat aksi PSPK di lapangan, tim besutan Irfan Junaidi itu selalu ngotot di setiap laga. Pada pertandingan melawan Persebo dan PSSS, Edi Purnomo dan kawan-kawan tak segan merubah strategi di tengah permainan hanya untuk segera menutup celah kekalahan dan menambah daya gedor. Pertandingan melawan PSSS bisa menjadi salah satu gambaran bagaimana ambisi Laskar Darmo Yudho untuk bisa memenangkan pertandingan. “Kita tidak akan mengurangi intensitas serangan. Semua tim kita anggap tim yang kuat. Kita harus bisa memenangkan pertandingan,’’ tegas Manajer PSPK, Mamat Aryo Setiawan.

       Di sisi lain, Persewangi tampaknya juga tak ingin bermain aman. Pelatih Persewangi, Isdiyantono akan menurunkan tim terbaiknya di pertandingan ketiga melawan PSPK Pasuruan. Dia masih mengandalkan tiga penyerang, Herwanto “Pahabol”, Delvin Taplo, dan Zidane. Menurut Isdiyanto, belum ada jaminan timnya lolos ke fase selanjutnya. Permainan melawan PSPK sore ini akan menjadi penentu bagaimana nasib Persewangi ke depan.

       “Kita sedang menunggu regulasi untuk dua pemain kita. Sebelumnya sempat kena kartu merah dan yang satu akumulasi. Kita berharap keduanya  bisa bermain untuk menambah daya gedor tim,” kata mantan pemain Deltras Sidoarjo itu.

Terkait kekuatan PSPK, semua tim di grup N patut diwaspadai. Dia tak ingin meremehkan calon lawan. Isdiyanto memastikan tidak akan main mata dengan tim lawan untuk mencari skor imbang.

Dengan tidak adanya Barnabas Sobor, Persewangi harus menyiapkan penggantinya di posisi bek.

Wakil manajer Persewangi Juniarto mengatakan, kemungkinan ada dua pemain yang akan masuk dalam tim inti. Dendy menggantikan posisi Barnabas Sobor dan Bayu menggantikan Delby yang dianggap kurang optimal. “Barnabas tadi pagi (kemarin) menyusul ke Turki. Kita harus gantikan posisinya,” tegasnya.

       Sementara itu, Persebo Muda Bondowoso akan melawan PSSS yang sudah dipastikan tidak lolos pada siang ini. Untuk bisa menjaga peluang lolos, Persebo membutuhkan tiga angka. Setidaknya mereka bisa berjuang sampai pertandingan terakhir untuk merebut tiket lolos. Sedangkan Persikapro yang menelan kekalahan di dua laga dalam tiga pertandingan juga masih memiliki peluang asalkan bisa mencetak banyak gol dan memenangkan laga terakhir. Dengan catatan pertandingan antara PSPK dan Persewangi tidak berakhir imbang. “Untuk grup N kemungkinan ada dua tim yang lolos. Ada regulasi, tim peringkat tiga terbaik akan ada yang lolos, cuma kita belum tahu bagaimana nanti regulasinya,” tandas Sekretaris Panpel Persewangi, Firmansyah.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/