alexametrics
27.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Membumikan Olahraga Kriket lewat Kejurprov di Daerah

SITUBONDO – 180 atlet dari 14 kabupaten/kota di Jawa Timur mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kriket di Kabupaten Situbondo, minggu kemarin (12/12). Even ini dilaksanakan sebagai uji coba persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022.

Ketua Umum Persatuan Criket Indonesia (PCI) Situbondo, Arico Ayani Suparto mengatakan, PCI Provinsi Jawa Timur menggelar Kejurprov Kriket di lapangan SMAN 2 Situbondo. Berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 10 sampai 12 Desember 2021.

Dia menjelaskan, cabor kriket tergolong baru masuk di Kabupaten Situbondo. Makanya, Kejurprovnya kemudian digelar di Situbondo. Tujuannya, masyarakat bisa lebih mengenal cabor asal Inggris ini, sekaligus persiapan Porprov tahun depan. “Cabor kriket ini baru sebulan masuk di Kabupaten Situbondo. Makanya, kita laksanakan kegiatan ini di Situbondo agar masyarakat dapat mengenal olah raga ini,” ujarnya.

Selain itu, Arico juga menerangkan, ada sekitar 180 atlet yang berasal dari 14 Kabupaten atau Kota di Jatim yang mengikuti kejurprov cabor tersebut. Perlombaan terbagi menjadi beberapa tim. Masing- masing tim terdiri dari enam sampai delapan orang pemain. “Kejurprov cabor kriket ini ada dua nomor yang diperlombakan. Satu tim ada yang nomor enam terdiri dari enam pemain, sedangkan nomor delapan sebanyak delapan orang pemain,” terangnya.

Dijelaskan, kriket merupakan olahraga yang membutuhkan kecerdikan dalam bermain. Sebab, bermain strategi. Tim yang mampu menyusun strategi lebih baik dalam permainan akan mempunyai peluang lebih besar memenangkan permainan. “Jadi dalam permainan cabor ini dibutuhkan strategi atau kecerdikan sekitar seratus persen. Namun, juga harus mempunyai tenaga sekitar 80 persen,” pungkasnya. (mg4/pri)

SITUBONDO – 180 atlet dari 14 kabupaten/kota di Jawa Timur mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kriket di Kabupaten Situbondo, minggu kemarin (12/12). Even ini dilaksanakan sebagai uji coba persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022.

Ketua Umum Persatuan Criket Indonesia (PCI) Situbondo, Arico Ayani Suparto mengatakan, PCI Provinsi Jawa Timur menggelar Kejurprov Kriket di lapangan SMAN 2 Situbondo. Berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 10 sampai 12 Desember 2021.

Dia menjelaskan, cabor kriket tergolong baru masuk di Kabupaten Situbondo. Makanya, Kejurprovnya kemudian digelar di Situbondo. Tujuannya, masyarakat bisa lebih mengenal cabor asal Inggris ini, sekaligus persiapan Porprov tahun depan. “Cabor kriket ini baru sebulan masuk di Kabupaten Situbondo. Makanya, kita laksanakan kegiatan ini di Situbondo agar masyarakat dapat mengenal olah raga ini,” ujarnya.

Selain itu, Arico juga menerangkan, ada sekitar 180 atlet yang berasal dari 14 Kabupaten atau Kota di Jatim yang mengikuti kejurprov cabor tersebut. Perlombaan terbagi menjadi beberapa tim. Masing- masing tim terdiri dari enam sampai delapan orang pemain. “Kejurprov cabor kriket ini ada dua nomor yang diperlombakan. Satu tim ada yang nomor enam terdiri dari enam pemain, sedangkan nomor delapan sebanyak delapan orang pemain,” terangnya.

Dijelaskan, kriket merupakan olahraga yang membutuhkan kecerdikan dalam bermain. Sebab, bermain strategi. Tim yang mampu menyusun strategi lebih baik dalam permainan akan mempunyai peluang lebih besar memenangkan permainan. “Jadi dalam permainan cabor ini dibutuhkan strategi atau kecerdikan sekitar seratus persen. Namun, juga harus mempunyai tenaga sekitar 80 persen,” pungkasnya. (mg4/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/