alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Kontingen Senam Ditopang Atlet Belia

BANYUWANGI – Partisipasi atlet-atlet muda di Porprov 2022 mendatang tampaknya masih akan didominasi cabang olahraga (cabor) senam. Dari 15 atlet yang disiapkan untuk masuk ke dalam TC senam, rata-rata diisi anak-anak berusia 8 sampai 13 tahun.

Keikutsertaan atlet-atlet usia belia itu tak lepas dari tuntutan di setiap kelas pertandingan yang dilombakan dalam cabor senam. Ketua Persani Banyuwangi Dian Ekawati mengatakan, ada beberapa kelas yang akan diikuti cabornya saat porprov nanti. Di antaranya artistik, mulai dari lantai, meja lompat, kuda pelana, hingga palang tunggal. Kemudian di artistik putri ada kelas lantai, meja lompat, balok keseimbangan, dan palang bertingkat.

Senam Banyuwangi juga rencanaya akan turun di ritmik gymnastic. Dian mengatakan, di kelas-kelas itu dibutuhkan atlet dengan tingkat kelenturan tubuh yang bagus. Karena itulah mayotitas atlet yang turun masih berusia sangat muda. ”Saat pretest di Uniba kemarin ada 15 atlet yang ikut, tapi jumlahnya bisa bertambah. Karena itu kita akan seleksi lagi akhir Maret nanti untuk melihat mana atlet yang lebih siap. Sesuai jatah, kita mungkin akan mencari 8 orang atlet saja,” ucap Dian.

Dari atlet yang dipersiapkan, Dian mengatakan masih ada nama peraih emas Porprov 2019, Kamesya Kisnendro, yang akan kembali turun di nomor balok keseimbangan. Termasuk peraih perunggu Kejurprov Senam Jatim 2021, Ahmad Hadi Safaat. ”Saat ini persiapan masih di klub masing-masing, nanti setelah seleksi baru kita TC. Kita sesuaikan dengan kelas pertandingannya. Tapi tetap kita lihat bagaimana kesempurnaan gerak, split, kelenturan atlet,” kata Dian.

Selain beberapa kelas yang sudah umum, Dian mengatakan ada kelas baru yang akan dipertandingkan. Pengprov Persani menambahkan kelas rings di nomor perorangan artistik putra. ”Sementara untuk kelas rings sepertinya kita tidak ikut dulu. Alatnya belum ada dan persiapannya juga sudah mepet, jadi kita kirim di kelas yang biasanya,” tutupnya.

BANYUWANGI – Partisipasi atlet-atlet muda di Porprov 2022 mendatang tampaknya masih akan didominasi cabang olahraga (cabor) senam. Dari 15 atlet yang disiapkan untuk masuk ke dalam TC senam, rata-rata diisi anak-anak berusia 8 sampai 13 tahun.

Keikutsertaan atlet-atlet usia belia itu tak lepas dari tuntutan di setiap kelas pertandingan yang dilombakan dalam cabor senam. Ketua Persani Banyuwangi Dian Ekawati mengatakan, ada beberapa kelas yang akan diikuti cabornya saat porprov nanti. Di antaranya artistik, mulai dari lantai, meja lompat, kuda pelana, hingga palang tunggal. Kemudian di artistik putri ada kelas lantai, meja lompat, balok keseimbangan, dan palang bertingkat.

Senam Banyuwangi juga rencanaya akan turun di ritmik gymnastic. Dian mengatakan, di kelas-kelas itu dibutuhkan atlet dengan tingkat kelenturan tubuh yang bagus. Karena itulah mayotitas atlet yang turun masih berusia sangat muda. ”Saat pretest di Uniba kemarin ada 15 atlet yang ikut, tapi jumlahnya bisa bertambah. Karena itu kita akan seleksi lagi akhir Maret nanti untuk melihat mana atlet yang lebih siap. Sesuai jatah, kita mungkin akan mencari 8 orang atlet saja,” ucap Dian.

Dari atlet yang dipersiapkan, Dian mengatakan masih ada nama peraih emas Porprov 2019, Kamesya Kisnendro, yang akan kembali turun di nomor balok keseimbangan. Termasuk peraih perunggu Kejurprov Senam Jatim 2021, Ahmad Hadi Safaat. ”Saat ini persiapan masih di klub masing-masing, nanti setelah seleksi baru kita TC. Kita sesuaikan dengan kelas pertandingannya. Tapi tetap kita lihat bagaimana kesempurnaan gerak, split, kelenturan atlet,” kata Dian.

Selain beberapa kelas yang sudah umum, Dian mengatakan ada kelas baru yang akan dipertandingkan. Pengprov Persani menambahkan kelas rings di nomor perorangan artistik putra. ”Sementara untuk kelas rings sepertinya kita tidak ikut dulu. Alatnya belum ada dan persiapannya juga sudah mepet, jadi kita kirim di kelas yang biasanya,” tutupnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/