alexametrics
24.6 C
Banyuwangi
Saturday, June 25, 2022

Karate Mulai Atur Strategi Pertandingan

GIRI – Target dua medali emas yang ingin dicapai Cabor Karate Banyuwangi pada Porprov ke VII nanti terus dikejar. Minggu (10/4/2022) para atlet karate mulai menata strategi untuk bisa mencuri medali dari kelas yang mereka ikuti.

Tiga belas atlet karate yang disiapkan untuk turun di Porprov selama ini menjalani latihan di lokasi terpisah. Tapi, sekali dalam sepekan, semua atlet dikunpulkan di Aula Kecamatan Giri untuk mengikuti TC bersama. Pelatih dari FORKI kemudian menyaksikan perkembangan setiap atlet untuk melihat kesiapan mereka. “Pelatih yang kita gunakan semua asli Banyuwangi, kualitas mereka cukup baik. Karena banyak juga pelatih kita yang digunakan daerah lain,” ujar Ketua FORKI Banyuwangi, I Wayan Redita.

Melihat persiapan para atlet hingga minggu kedua bulan April ini, Wayan mengatakan, dirinya semakin optimis anak asuhnya bisa banyak berbicara di Porprov nanti. Selain kata beregu, ada juga atlet Kumite (pertarungan) yang menurutnya menjadi salah satu andalan untuk bisa mencuri emas. “Kalau kata beregu lawan berat kita ada Jombang, Sidoarjo dan Surabaya. Lainya masih bisa kita atasi. Sekarang kita sedang menyiapkan strategi apa yang harus dilakukan untuk mengambil celah dari setiapk kelas,” imbuhnya.

Pelatih Karate FORKI, Senpai Budi Santoso menambahkan, dirinya menyiapkan beberapa kata (jurus) yang berbeda untuk setiap tim kata beregu. Untuk tim putra, dia menyiapkan kata Kankusho, Unsu, Gankaku, Kohandai dan Empi. Sedangkan untuk beregu putri dia menyiapkan kata Kankusho, Papuren, Unsu, Anan dan Empi. Beberapa kata itu akan disiapkan untuk pertandingan yang diikuti kata beregu. “Kita pakai kombinasi kata Shotokan dan Shito Ryu, nanti kita siapkan mana untuk cadangan dan pertarungan, kita optimis bisa memmbaw medali,” tegasnya.

GIRI – Target dua medali emas yang ingin dicapai Cabor Karate Banyuwangi pada Porprov ke VII nanti terus dikejar. Minggu (10/4/2022) para atlet karate mulai menata strategi untuk bisa mencuri medali dari kelas yang mereka ikuti.

Tiga belas atlet karate yang disiapkan untuk turun di Porprov selama ini menjalani latihan di lokasi terpisah. Tapi, sekali dalam sepekan, semua atlet dikunpulkan di Aula Kecamatan Giri untuk mengikuti TC bersama. Pelatih dari FORKI kemudian menyaksikan perkembangan setiap atlet untuk melihat kesiapan mereka. “Pelatih yang kita gunakan semua asli Banyuwangi, kualitas mereka cukup baik. Karena banyak juga pelatih kita yang digunakan daerah lain,” ujar Ketua FORKI Banyuwangi, I Wayan Redita.

Melihat persiapan para atlet hingga minggu kedua bulan April ini, Wayan mengatakan, dirinya semakin optimis anak asuhnya bisa banyak berbicara di Porprov nanti. Selain kata beregu, ada juga atlet Kumite (pertarungan) yang menurutnya menjadi salah satu andalan untuk bisa mencuri emas. “Kalau kata beregu lawan berat kita ada Jombang, Sidoarjo dan Surabaya. Lainya masih bisa kita atasi. Sekarang kita sedang menyiapkan strategi apa yang harus dilakukan untuk mengambil celah dari setiapk kelas,” imbuhnya.

Pelatih Karate FORKI, Senpai Budi Santoso menambahkan, dirinya menyiapkan beberapa kata (jurus) yang berbeda untuk setiap tim kata beregu. Untuk tim putra, dia menyiapkan kata Kankusho, Unsu, Gankaku, Kohandai dan Empi. Sedangkan untuk beregu putri dia menyiapkan kata Kankusho, Papuren, Unsu, Anan dan Empi. Beberapa kata itu akan disiapkan untuk pertandingan yang diikuti kata beregu. “Kita pakai kombinasi kata Shotokan dan Shito Ryu, nanti kita siapkan mana untuk cadangan dan pertarungan, kita optimis bisa memmbaw medali,” tegasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/