alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Kempo Target Amankan Emas Randori 70 Kilogram

RADAR BANYUWANGI – Keikutsertaan Kikik Krisnanda, pada Porprov Jatim ke VII tahun ini seolah menggaransi medali untuk Kempo Banyuwangi. Atlet yang pada Porprov 2019 lalu mendapatkan emas di kelas Randori 70 Kilogram Putra itu masih menjadi andalan untuk mempertahankan posisinya.

Tahun ini, Kempo Banyuwangi sendiri menargetkan untuk bisa membawa empat medali Porprov. Target ini lebih tinggi dari pada perolehan tahun 2019 lalu di Tuban dengan dua medali, satu emas dan satu perunggu. Empat medali yang dibidik Perkemi Banyuwangi, terdiri dari dua emas, satu perak dan satu perunggu. Satu emas ditargetkan dari Kikik. Sedangkan emas lainya ditarget dari Embu Berpasangan Kyu 1. Dan dua medali sisanya dibidik di kelas Randori Putri 60 kilogram dan Randori berpasangan kyu-1.

Ketua Perkemi Banyuwangi, Santoso mengatakan, Kikik masih menjadi andalan mereka di Porprov tahun ini. Kemudian ada nama Gandes turun di kelas randori 60 kilogram putri diharapkan juga bisa mencuri medali. Sejak dua pekan terakhir, Santoso mengatakan seluruh atlet menjalani latihan khusus di pantai untuk memaksimalkan ketahanan fisik mereka. Karena di kelas-kelas randori, stamina para atlet sangat berpengaruh pada kemampuan bertanding mereka.

Grafis: Reza Fairuz/Radar Banyuwangi

Target yang dibidiknya dari empat kelas itu sendiri menurut Santoso cukup realistis. Berbekal hasil latihan atlet dan hasil pertandingan saat Kejurprov, Santoso yakin bidikanya tidak akan meleset jauh. Bahkan jika tim lawan mengalami kendala, atlet Kempo Banyuwangi bisa memperoleh peluang lebih besar saat bertanding nanti. “Target kita naik dari sebelumnya. Jadi kita pertahankan perolehan dulu ditambah target baru,” ucapnya.

Untuk saat ini, pesaing cukup kuat di kelas-kelas yang menjadi andalanya adalah atlet dari Kabupaten Malang dan Surabaya. Selama ini dua kabupaten kota itu selalu mendominasi perolehan medali cabor kempo. “Di kelas yang dimainkan Kikik kita masih unggul dari dua kabupaten kota itu, tapi di yang lain kita harus berjuang. Karena itu  kita maksimalkan sisa waktu latihan,” tandasnya. (fre/afi)

RADAR BANYUWANGI – Keikutsertaan Kikik Krisnanda, pada Porprov Jatim ke VII tahun ini seolah menggaransi medali untuk Kempo Banyuwangi. Atlet yang pada Porprov 2019 lalu mendapatkan emas di kelas Randori 70 Kilogram Putra itu masih menjadi andalan untuk mempertahankan posisinya.

Tahun ini, Kempo Banyuwangi sendiri menargetkan untuk bisa membawa empat medali Porprov. Target ini lebih tinggi dari pada perolehan tahun 2019 lalu di Tuban dengan dua medali, satu emas dan satu perunggu. Empat medali yang dibidik Perkemi Banyuwangi, terdiri dari dua emas, satu perak dan satu perunggu. Satu emas ditargetkan dari Kikik. Sedangkan emas lainya ditarget dari Embu Berpasangan Kyu 1. Dan dua medali sisanya dibidik di kelas Randori Putri 60 kilogram dan Randori berpasangan kyu-1.

Ketua Perkemi Banyuwangi, Santoso mengatakan, Kikik masih menjadi andalan mereka di Porprov tahun ini. Kemudian ada nama Gandes turun di kelas randori 60 kilogram putri diharapkan juga bisa mencuri medali. Sejak dua pekan terakhir, Santoso mengatakan seluruh atlet menjalani latihan khusus di pantai untuk memaksimalkan ketahanan fisik mereka. Karena di kelas-kelas randori, stamina para atlet sangat berpengaruh pada kemampuan bertanding mereka.

Grafis: Reza Fairuz/Radar Banyuwangi

Target yang dibidiknya dari empat kelas itu sendiri menurut Santoso cukup realistis. Berbekal hasil latihan atlet dan hasil pertandingan saat Kejurprov, Santoso yakin bidikanya tidak akan meleset jauh. Bahkan jika tim lawan mengalami kendala, atlet Kempo Banyuwangi bisa memperoleh peluang lebih besar saat bertanding nanti. “Target kita naik dari sebelumnya. Jadi kita pertahankan perolehan dulu ditambah target baru,” ucapnya.

Untuk saat ini, pesaing cukup kuat di kelas-kelas yang menjadi andalanya adalah atlet dari Kabupaten Malang dan Surabaya. Selama ini dua kabupaten kota itu selalu mendominasi perolehan medali cabor kempo. “Di kelas yang dimainkan Kikik kita masih unggul dari dua kabupaten kota itu, tapi di yang lain kita harus berjuang. Karena itu  kita maksimalkan sisa waktu latihan,” tandasnya. (fre/afi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/