alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Petanque Incar Dua Emas Porprov Jatim

GIRI Target Banyuwangi masuk peringkat lima besar pada Porprov 2022 nanti mendapat support dari cabang olahraga yang tergabung dalam KONI Banyuwangi. Salah satunya cabang olahraga bola besi (petanque) yang memasang target bisa membawa pulang lebih banyak medali pada Porprov bulan Juli nanti.

Strategi itu disampaikan Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Banyuwangi, I Wayan Dauh, Minggu (6/4). Dia menyampaikan pada  Porprov 2019 lalu, petanque hanya bisa membawa pulang satu medali perunggu dari kelas double man.

Saat itu dua atlet FOPI Banyuwangi, Febri Yanuarsyah dan Daifulloh harus puas berada di peringkat ketiga dan merelakan medali emas untuk Kabupaten Kediri. Setelah mengikuti Kejurprov Petanque bulan November lalu, Wayan melihat ada beberapa perubahan kekuatan. Banyuwangi juga punya peluang baru di kelas triple mix yang bisa dipoles agar lebih siap di Porprov nanti. “Porprov kemarin kita turun dengan tujuh atlet, besok kita target bisa turunkan sepuluh atlet. Agar peluang medali lebih besar. Kita andalkan kelas triple mix nanti,” jelas Wayan.

Meski masih tergolong cabor anggota baru, peluang persaingan untuk mendapatkan medali justru bisa lebih besar. Porprov tahun ini, Wayan berani memasang target lebih tinggi karena persiapannya lebih matang dari sebelumnya. “Target kita dua emas. Formasi kita lebih lengkap dan persiapan lebih matang. Ada perubahan formasi beberapa atlet yang tidak bisa ikut bertanding karena sekolah di luar kota, tapi sudah kita tambal,” terangnya.

Salah satu atlet petanque, Febri Yanuarsyah menambahkan, Porprov tahun ini menjadi kariernya yang kedua. Di Porprov nanti kemungkinan akan banyak atlet yang sama dengan formasi Porprov tahun 2019. Momen ini menjadi ajang untuk bisa kembali merebut kesempatan yang sempat hilang. “Ada beberapa yang turun lagi, kita lihat di Kejurprov mereka juga turun. Kita unggulkan di kelas double man dan triple mix,” pungkasnya. 

GIRI Target Banyuwangi masuk peringkat lima besar pada Porprov 2022 nanti mendapat support dari cabang olahraga yang tergabung dalam KONI Banyuwangi. Salah satunya cabang olahraga bola besi (petanque) yang memasang target bisa membawa pulang lebih banyak medali pada Porprov bulan Juli nanti.

Strategi itu disampaikan Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Banyuwangi, I Wayan Dauh, Minggu (6/4). Dia menyampaikan pada  Porprov 2019 lalu, petanque hanya bisa membawa pulang satu medali perunggu dari kelas double man.

Saat itu dua atlet FOPI Banyuwangi, Febri Yanuarsyah dan Daifulloh harus puas berada di peringkat ketiga dan merelakan medali emas untuk Kabupaten Kediri. Setelah mengikuti Kejurprov Petanque bulan November lalu, Wayan melihat ada beberapa perubahan kekuatan. Banyuwangi juga punya peluang baru di kelas triple mix yang bisa dipoles agar lebih siap di Porprov nanti. “Porprov kemarin kita turun dengan tujuh atlet, besok kita target bisa turunkan sepuluh atlet. Agar peluang medali lebih besar. Kita andalkan kelas triple mix nanti,” jelas Wayan.

Meski masih tergolong cabor anggota baru, peluang persaingan untuk mendapatkan medali justru bisa lebih besar. Porprov tahun ini, Wayan berani memasang target lebih tinggi karena persiapannya lebih matang dari sebelumnya. “Target kita dua emas. Formasi kita lebih lengkap dan persiapan lebih matang. Ada perubahan formasi beberapa atlet yang tidak bisa ikut bertanding karena sekolah di luar kota, tapi sudah kita tambal,” terangnya.

Salah satu atlet petanque, Febri Yanuarsyah menambahkan, Porprov tahun ini menjadi kariernya yang kedua. Di Porprov nanti kemungkinan akan banyak atlet yang sama dengan formasi Porprov tahun 2019. Momen ini menjadi ajang untuk bisa kembali merebut kesempatan yang sempat hilang. “Ada beberapa yang turun lagi, kita lihat di Kejurprov mereka juga turun. Kita unggulkan di kelas double man dan triple mix,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/