alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Skuad Persewangi di-Launching, Dua Jersey untuk Laga Home dan Away

BANYUWANGI – Skuad Persewangi Banyuwangi yang akan berlaga di Liga 3, sore kemarin (5/11) di-launching di halaman Stadion Diponegoro. Panitia pelaksana pertandingan menjadikan momen tersebut sebagai bukti persiapan menjadi tuan rumah yang akan menjamu empat tim dari luar kabupaten.

Peluncuran tim Persewangi ditandai dengan munculnya skuad lengkap Persewangi yang mengenakan jersey home dengan warna merah hitam dan away dengan warna putih bergaris hitam tipis.

Ketua Panpel Liga 3 Banyuwangi Slamet Kurniawan alias Wawan mengatakan, launching kemarin sebagai bentuk dukungan dari panitia dan masyarakat kepada tim Persewangi. Saat ini Persewangi hanya ada satu, tidak ada lagi Persewangi yang lain.

Dengan Banyuwangi menjadi tuan rumah, Wawan berharap bisa ikut mendukung program sport tourism. Sebab, ada empat tim selain Persewangi yang akan menikmati keindahan Banywuangi. ”Kita juga akan gelar dialog interaktif untuk tim yang akan bertanding. Tim luar kota juga punya kesempatan berdiskusi dan menyampaikan aspirasi mereka di sini,” kata Wawan.  

Kadispora Banyuwangi Zen Kostolani berharap digulirkannya Liga 3 bisa menyemangati masyarakat pencinta bola di Bumi Blambangan. Dia berharap masyarakat bisa berpartisipasi untuk kemajuan sepak bola di Banyuwangi. ”Semoga momen ini menjadi semangat kita semua untuk mendukung pembinaan olahraga sepak bola di Banyuwangi,” tegasnya.

Sementara itu, di tengah launching Persewangi muncul beberapa suporter yang membentangkan spanduk bertuliskan ”Woy Persewangi Temenan Tah”. Tulisan tersebut seolah meragukan keseriusan persiapan tim Persewangi yang tengah melakukan launching sore itu. Mereka juga meneriakkan yel-yel sambil menyalakan flare di halaman Stadion Diponegoro.

Salah seorang suporter, Aan mengatakan, dia bersama teman-temannya merupakan suporter yang tergabung dalam Squadra Lasblang. Mereka sengaja datang untuk mempertanyakan keseriusan Persewangi menghadapi Liga 3. Menurut dia, selama ini persiapan tim masih kurang serius. Mulai dari persiapan pemain sampai mundurnya pelatih. 

BANYUWANGI – Skuad Persewangi Banyuwangi yang akan berlaga di Liga 3, sore kemarin (5/11) di-launching di halaman Stadion Diponegoro. Panitia pelaksana pertandingan menjadikan momen tersebut sebagai bukti persiapan menjadi tuan rumah yang akan menjamu empat tim dari luar kabupaten.

Peluncuran tim Persewangi ditandai dengan munculnya skuad lengkap Persewangi yang mengenakan jersey home dengan warna merah hitam dan away dengan warna putih bergaris hitam tipis.

Ketua Panpel Liga 3 Banyuwangi Slamet Kurniawan alias Wawan mengatakan, launching kemarin sebagai bentuk dukungan dari panitia dan masyarakat kepada tim Persewangi. Saat ini Persewangi hanya ada satu, tidak ada lagi Persewangi yang lain.

Dengan Banyuwangi menjadi tuan rumah, Wawan berharap bisa ikut mendukung program sport tourism. Sebab, ada empat tim selain Persewangi yang akan menikmati keindahan Banywuangi. ”Kita juga akan gelar dialog interaktif untuk tim yang akan bertanding. Tim luar kota juga punya kesempatan berdiskusi dan menyampaikan aspirasi mereka di sini,” kata Wawan.  

Kadispora Banyuwangi Zen Kostolani berharap digulirkannya Liga 3 bisa menyemangati masyarakat pencinta bola di Bumi Blambangan. Dia berharap masyarakat bisa berpartisipasi untuk kemajuan sepak bola di Banyuwangi. ”Semoga momen ini menjadi semangat kita semua untuk mendukung pembinaan olahraga sepak bola di Banyuwangi,” tegasnya.

Sementara itu, di tengah launching Persewangi muncul beberapa suporter yang membentangkan spanduk bertuliskan ”Woy Persewangi Temenan Tah”. Tulisan tersebut seolah meragukan keseriusan persiapan tim Persewangi yang tengah melakukan launching sore itu. Mereka juga meneriakkan yel-yel sambil menyalakan flare di halaman Stadion Diponegoro.

Salah seorang suporter, Aan mengatakan, dia bersama teman-temannya merupakan suporter yang tergabung dalam Squadra Lasblang. Mereka sengaja datang untuk mempertanyakan keseriusan Persewangi menghadapi Liga 3. Menurut dia, selama ini persiapan tim masih kurang serius. Mulai dari persiapan pemain sampai mundurnya pelatih. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/