alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

Atlet Sepatu Roda Jajal Venue Lumajang

Dua Hari Latihan, Catatan Waktu Lebih Cepat

LUMAJANG, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Jarak yang begitu dekat antara Banyuwangi dengan Lumajang sebagai tuan rumah Porprov Jatim VII dimanfaatkan para pengurus cabang olahraga (cabor). Kemarin (5/6) giliran cabor sepatu roda yang mencicipi kondisi venue yang terletak di Pasirian, Lumajang.

Lima atlet sepatu roda Banyuwangi menjajal sirkuit selama dua hari. Bersama tim pelatih, para atlet menerapkan program latihan secara ketat. Mereka sebelumnya berlatih selama sebulan di Banyuwangi. “Kita datang ke Lumajang sejak Jumat (4/6), Sabtu kita kembali ke Banyuwangi. Anak-anak harus mencoba tempat pertandingan sebelum benar-benar bertanding,” kata Sekretaris Porserosi Banyuwangi, Supriyanto.

Dari lima atlet yang dibawa ke Lumajang. Empat atlet turun di kelas speed dan satunya turun di kelas freestyle. Selama dua hari di Lumajang, perkembangan atlet cukup bagus. Ada perubahan catatan waktu para atlet sepatu roda untuk kelas speed. ”Kemungkinan perbedaan material landasan dalam lintasan di GOR Tawangalun dan venue Porprov di Lumajang menjadi penyebabnya,’’ kata Supriyanto.

Catatan waktu para atlet lebih baik saat menjajal sirkuit Lumajang. Perbedaan itulah yang kemudian menjadi catatan pelatih untuk menyusun materi latihan. Supri mengatakan, perubahan catatan waktu, terutama untuk empat atlet cukup signifikan. “Para atlet kemampuanya merata, tapi saat mencoba sirkuit Lumajang catatan waktunya banyak peningkatan, mungkin karena di GOR landasanya dari aspal, sedangkan di Lumajang dari cor,’’ imbuhnya.

Supri berharap pada sisa waktu persiapan yang ada, para atlet masih bisa terus meningkatkan kemampuan. Pelatih diminta tetap mengoptimalkan latihan untuk meningkatkan fisik dan kecepatan dalam pertandingan. “Pelatih ada yang kita datangkan dari Lumajang juga. Mereka sangat paham dengan karakter venue, semoga bisa menambah potensi kami memperoleh medali,” pungkasnya. (fre/aif)

LUMAJANG, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Jarak yang begitu dekat antara Banyuwangi dengan Lumajang sebagai tuan rumah Porprov Jatim VII dimanfaatkan para pengurus cabang olahraga (cabor). Kemarin (5/6) giliran cabor sepatu roda yang mencicipi kondisi venue yang terletak di Pasirian, Lumajang.

Lima atlet sepatu roda Banyuwangi menjajal sirkuit selama dua hari. Bersama tim pelatih, para atlet menerapkan program latihan secara ketat. Mereka sebelumnya berlatih selama sebulan di Banyuwangi. “Kita datang ke Lumajang sejak Jumat (4/6), Sabtu kita kembali ke Banyuwangi. Anak-anak harus mencoba tempat pertandingan sebelum benar-benar bertanding,” kata Sekretaris Porserosi Banyuwangi, Supriyanto.

Dari lima atlet yang dibawa ke Lumajang. Empat atlet turun di kelas speed dan satunya turun di kelas freestyle. Selama dua hari di Lumajang, perkembangan atlet cukup bagus. Ada perubahan catatan waktu para atlet sepatu roda untuk kelas speed. ”Kemungkinan perbedaan material landasan dalam lintasan di GOR Tawangalun dan venue Porprov di Lumajang menjadi penyebabnya,’’ kata Supriyanto.

Catatan waktu para atlet lebih baik saat menjajal sirkuit Lumajang. Perbedaan itulah yang kemudian menjadi catatan pelatih untuk menyusun materi latihan. Supri mengatakan, perubahan catatan waktu, terutama untuk empat atlet cukup signifikan. “Para atlet kemampuanya merata, tapi saat mencoba sirkuit Lumajang catatan waktunya banyak peningkatan, mungkin karena di GOR landasanya dari aspal, sedangkan di Lumajang dari cor,’’ imbuhnya.

Supri berharap pada sisa waktu persiapan yang ada, para atlet masih bisa terus meningkatkan kemampuan. Pelatih diminta tetap mengoptimalkan latihan untuk meningkatkan fisik dan kecepatan dalam pertandingan. “Pelatih ada yang kita datangkan dari Lumajang juga. Mereka sangat paham dengan karakter venue, semoga bisa menambah potensi kami memperoleh medali,” pungkasnya. (fre/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/