alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Verifikasi Data, Jumlah Atlet Porprov Menyusut Jadi 446 Orang

BANYUWANGI – Skrining jumlah dan kesiapan atlet yang akan diberangkatkan pada Porprov 2022 terus dilakukan KONI Banyuwangi. Sebelumnya, tercatat ada 617 atlet yang terdaftar untuk turun di porprov. Namun hingga Selasa (5/4/2022), angkanya menyusut menjadi 446 orang.

Jumlah itu pun kemungkinan masih bisa berkurang karena berbagai faktor. Yang paling mendasar, KONI ingin memastikan semua atlet yang turun di porprov nanti benar-benar atlet yang sudah siap untuk bertanding. Bukan sebagai ajang percobaan cabor dengan mengirim atlet yang belum siap.

Karena itu, KONI juga membentuk tim monitoring yang akan melakukan kajian ke tiap tempat pemusatan latihan cabor. Hal itu untuk memastikan atlet yang didaftarkan memang memiliki kemampuan sesuai dengan target masing-masing cabor.

Ketua Kontingen Porprov Banyuwangi KGS Abdus Sakur mengatakan, dari hasil verifikasi terakhir ada 446 atlet dan 138 ofisial yang terdata untuk mengikuti Porprov 2022. Ada sejumlah cabor yang melakukan penyesuaian karena berbagai alasan. Mulai dari cedera sampai pemantauan kesiapan secara internal oleh cabor.

Data tersebut, menurut Sakur, kemungkinan masih bisa berubah. Selain masih ada cabor yang menunggu pra-porprov seperti silat dan sepak bola putra, tim monitoring juga akan terus melakukan evaluasi. ”Harapan kita, rekam jejak atlet yang turun di porprov nanti benar-benar berprestasi. Bukan yang masih mencoba-coba. Itu nanti yang akan dilakukan tim monitoring,” imbuhnya.

Sakur berharap, dengan jumlah atlet yang semakin efisien, target Pemkab Banyuwangi untuk bisa mendapatkan peringkat lima besar bisa lebih terukur. Selain itu, atlet juga bisa mendapatkan fasilitas yang lebih baik. ”Jadi, dengan jumlah yang lebih sedikit, kita harap atlet yang ditarget medali bisa kita sediakan fasilitas yang lebih nyaman. Mulai dari makanan sampai perlengkapan pakaian selama porprov,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Banyuwangi Mukayin mengatakan, pendataan atlet by name by number untuk tahap kedua sudah mulai dibuka KONI Jawa Timur sejak 1–30 April mendatang. Dilanjutkan dengan tahap ketiga pada 1–31 Mei untuk finalisasi. ”Kita harap cabor bisa lebih siap untuk data. Jadi, tidak ada kesalahan saat pendaftaran nanti sehingga merugikan pemain,” tandasnya. 

BANYUWANGI – Skrining jumlah dan kesiapan atlet yang akan diberangkatkan pada Porprov 2022 terus dilakukan KONI Banyuwangi. Sebelumnya, tercatat ada 617 atlet yang terdaftar untuk turun di porprov. Namun hingga Selasa (5/4/2022), angkanya menyusut menjadi 446 orang.

Jumlah itu pun kemungkinan masih bisa berkurang karena berbagai faktor. Yang paling mendasar, KONI ingin memastikan semua atlet yang turun di porprov nanti benar-benar atlet yang sudah siap untuk bertanding. Bukan sebagai ajang percobaan cabor dengan mengirim atlet yang belum siap.

Karena itu, KONI juga membentuk tim monitoring yang akan melakukan kajian ke tiap tempat pemusatan latihan cabor. Hal itu untuk memastikan atlet yang didaftarkan memang memiliki kemampuan sesuai dengan target masing-masing cabor.

Ketua Kontingen Porprov Banyuwangi KGS Abdus Sakur mengatakan, dari hasil verifikasi terakhir ada 446 atlet dan 138 ofisial yang terdata untuk mengikuti Porprov 2022. Ada sejumlah cabor yang melakukan penyesuaian karena berbagai alasan. Mulai dari cedera sampai pemantauan kesiapan secara internal oleh cabor.

Data tersebut, menurut Sakur, kemungkinan masih bisa berubah. Selain masih ada cabor yang menunggu pra-porprov seperti silat dan sepak bola putra, tim monitoring juga akan terus melakukan evaluasi. ”Harapan kita, rekam jejak atlet yang turun di porprov nanti benar-benar berprestasi. Bukan yang masih mencoba-coba. Itu nanti yang akan dilakukan tim monitoring,” imbuhnya.

Sakur berharap, dengan jumlah atlet yang semakin efisien, target Pemkab Banyuwangi untuk bisa mendapatkan peringkat lima besar bisa lebih terukur. Selain itu, atlet juga bisa mendapatkan fasilitas yang lebih baik. ”Jadi, dengan jumlah yang lebih sedikit, kita harap atlet yang ditarget medali bisa kita sediakan fasilitas yang lebih nyaman. Mulai dari makanan sampai perlengkapan pakaian selama porprov,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Banyuwangi Mukayin mengatakan, pendataan atlet by name by number untuk tahap kedua sudah mulai dibuka KONI Jawa Timur sejak 1–30 April mendatang. Dilanjutkan dengan tahap ketiga pada 1–31 Mei untuk finalisasi. ”Kita harap cabor bisa lebih siap untuk data. Jadi, tidak ada kesalahan saat pendaftaran nanti sehingga merugikan pemain,” tandasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/