alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Puslatpur Lampon Gelar Kenaikan Sabuk Karate

PESANGGARAN – Dinas Penerangan Korps Marinir (Dispen Kormar) menggelar ujian kenaikan sabuk karate di lapangan markas komando Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Senin (1/8) lalu.

Dalam ujian kenaikan sabuk untuk meningkatkan profesional prajurit itu, diikuti 30 prajurit. Dalam ujian itu, fokus dalam gerakan tendangan, pukulan, dan tangkisan. “Ketiga gerakan itu gerakan dasar dalam pertarungan maupun jurus,” terang Komandan Puslatpurmar 7 Lampon, Letkol Marinir Kardono Syamsu.

Menurut Letkol Marinir Kardono, ujian kenaikan sabuk ini dilaksanakan sebagai wujud pertanggungjawaban seorang pelatih prajurit petarung, dalam mempersiapkan kemampuan bertempur jarak dekat. Selain itu, juga untuk mengasah kemahiran naluri tempur prajurit lapangan yang handal dan tangguh. “Beladiri ini kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap prajurit,” katanya.

Baca Juga :  Ingin Ketemu Bupati Anas

Dalam bela diri karate, terang dia, gerakan mengandalkan kecepatan, ketepatan, dan kekuatan tangan dan kaki. Selain itu, juga untuk melatih keberanian serta patriotisme prajurit saat melaksanakan tugas di satuan. “Alhamdulilah, kegiatan berjalan lancar,” cetusnya.(mg5/abi)

PESANGGARAN – Dinas Penerangan Korps Marinir (Dispen Kormar) menggelar ujian kenaikan sabuk karate di lapangan markas komando Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Senin (1/8) lalu.

Dalam ujian kenaikan sabuk untuk meningkatkan profesional prajurit itu, diikuti 30 prajurit. Dalam ujian itu, fokus dalam gerakan tendangan, pukulan, dan tangkisan. “Ketiga gerakan itu gerakan dasar dalam pertarungan maupun jurus,” terang Komandan Puslatpurmar 7 Lampon, Letkol Marinir Kardono Syamsu.

Menurut Letkol Marinir Kardono, ujian kenaikan sabuk ini dilaksanakan sebagai wujud pertanggungjawaban seorang pelatih prajurit petarung, dalam mempersiapkan kemampuan bertempur jarak dekat. Selain itu, juga untuk mengasah kemahiran naluri tempur prajurit lapangan yang handal dan tangguh. “Beladiri ini kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap prajurit,” katanya.

Baca Juga :  BP Angkat Koper, Harapan Tinggal di Persewangi

Dalam bela diri karate, terang dia, gerakan mengandalkan kecepatan, ketepatan, dan kekuatan tangan dan kaki. Selain itu, juga untuk melatih keberanian serta patriotisme prajurit saat melaksanakan tugas di satuan. “Alhamdulilah, kegiatan berjalan lancar,” cetusnya.(mg5/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/