alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Porprov Jatim 2022

Situbondo Raih Perolehan Medali Lebih Banyak dari Sebelumnya

BUNGATAN, Jawa Pos Radar Situbondo – Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) di Jawa Timur, Danu Iswara menilai venue panjat tebing yang digunakan Kabupaten Situbondo dalam pelaksanaan pekan olah raga provinsi (Porprov) Jatim sangat representatif. Padahal, venue semacam itu, sebelumnya hanya ada di Surabaya.

Kata dia, venue panjat tebing di Situbondo dapat menjadi alternatif untuk digunakan tempat latihan maupun menggelar even skala nasional. Karena panjat tebing di Jasalindo Pasir Putih water sport, Situbondo sangat sesuai dengan standart. “Selama ini venue panjat tebing hanya ada di Surabaya, dan Jasalindo ini bisa menjadi tempat alternatif setelah Surabaya,” ucap Danu Iswaran, Minggu (3/6) lalu.

Lebih lanjut, Danu mengatakan, ketersedian venue panjat tebing tersebut dapat digunakan secara maksimal. Itu dalam rangka pembinaan atlet panjat tebing yang dipersiapakan khusus untuk bertanding pada ajang pekan olahraga Provinsi (Porprov) pada tahun yang akan datang. “Mental atlet perlu dipersiapkan untuk bertanding pada event lomba panjat tebing,” tandasnya.

Baca Juga :  Wapres Apresiasi Sinergi Pemkab Situbondo dan Ponpes Sukorejo

Danu menuturkan, selain venue panjat tebing, ada dua venue lain yang dipertandingkan dalam ajang Porprov di jasalindo. Yakni voli pantai dan renang di perairan terbuka (OWS). “Sarana olahraga ini dimanfaatkan untuk melatih kemampuan diri,” ungkapnya.

Sementara itu, sejumlah atlet Kabupaten Situbondo berhasil meraih medali dalam ajang pekan olahraga Provinsi (Porprov) ke VII tahun 2022. Perolehan medali lebih banyak dari pada Porprov tahun 2019 sebelumnya. Rinciannya: lima medali emas, tiga medali perak dan 15 medali perunggu. Sementara dalam ajang Porprov ke VI, medali yang diperoleh hanya empat emas, satu perak, dan sembilan perunggu.

Ketua KONI Situbondo, Deny Wahyu Pribadi mengatakan, ada beberapa cabor yang mendominasi dalam perolehan medali. Seperti Taekwondo berhasil mendapatkan dua medali emas, dan petanque mendapatkan medali satu emas, dan satu perak. “Cabor taekwondo mengalami peningkatan. Tahun kemarin medali perak,” ucap Deny Wahyu Pribadi, Minggu (3/6) kemarin, saat dikonfirmasi melalui panggilan whatsapp.

Baca Juga :  Jelang World Surf League di G-Land, Panpel Lokal Kebut Persiapan

Deny mengatakan, di ajang porprov berikutnya, pihaknya berupaya agar kontingen atlet Situbondo dapat memberikan medali yang lebih banyak. Sehingga  pertandingan atlet pada Porprov selanjutnya lebih maksimal. “Kami sudah mengamati, cabor-cabor mana yang banyak menyumbang medali. Ke depan diupayakan lagi ada tambahan cabor yang bisa menyumbang medali. Dengan cara melakukan persiapan sejak dini untuk ajang Porprov mendatang,” ungkapnya. (wan/pri)

BUNGATAN, Jawa Pos Radar Situbondo – Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) di Jawa Timur, Danu Iswara menilai venue panjat tebing yang digunakan Kabupaten Situbondo dalam pelaksanaan pekan olah raga provinsi (Porprov) Jatim sangat representatif. Padahal, venue semacam itu, sebelumnya hanya ada di Surabaya.

Kata dia, venue panjat tebing di Situbondo dapat menjadi alternatif untuk digunakan tempat latihan maupun menggelar even skala nasional. Karena panjat tebing di Jasalindo Pasir Putih water sport, Situbondo sangat sesuai dengan standart. “Selama ini venue panjat tebing hanya ada di Surabaya, dan Jasalindo ini bisa menjadi tempat alternatif setelah Surabaya,” ucap Danu Iswaran, Minggu (3/6) lalu.

Lebih lanjut, Danu mengatakan, ketersedian venue panjat tebing tersebut dapat digunakan secara maksimal. Itu dalam rangka pembinaan atlet panjat tebing yang dipersiapakan khusus untuk bertanding pada ajang pekan olahraga Provinsi (Porprov) pada tahun yang akan datang. “Mental atlet perlu dipersiapkan untuk bertanding pada event lomba panjat tebing,” tandasnya.

Baca Juga :  Turun di Kelas Artistik, Sepuluh Atlet Senam Jalani TC di Malang

Danu menuturkan, selain venue panjat tebing, ada dua venue lain yang dipertandingkan dalam ajang Porprov di jasalindo. Yakni voli pantai dan renang di perairan terbuka (OWS). “Sarana olahraga ini dimanfaatkan untuk melatih kemampuan diri,” ungkapnya.

Sementara itu, sejumlah atlet Kabupaten Situbondo berhasil meraih medali dalam ajang pekan olahraga Provinsi (Porprov) ke VII tahun 2022. Perolehan medali lebih banyak dari pada Porprov tahun 2019 sebelumnya. Rinciannya: lima medali emas, tiga medali perak dan 15 medali perunggu. Sementara dalam ajang Porprov ke VI, medali yang diperoleh hanya empat emas, satu perak, dan sembilan perunggu.

Ketua KONI Situbondo, Deny Wahyu Pribadi mengatakan, ada beberapa cabor yang mendominasi dalam perolehan medali. Seperti Taekwondo berhasil mendapatkan dua medali emas, dan petanque mendapatkan medali satu emas, dan satu perak. “Cabor taekwondo mengalami peningkatan. Tahun kemarin medali perak,” ucap Deny Wahyu Pribadi, Minggu (3/6) kemarin, saat dikonfirmasi melalui panggilan whatsapp.

Baca Juga :  Atlet Gulat Dilatih Peraih Perak PON Papua

Deny mengatakan, di ajang porprov berikutnya, pihaknya berupaya agar kontingen atlet Situbondo dapat memberikan medali yang lebih banyak. Sehingga  pertandingan atlet pada Porprov selanjutnya lebih maksimal. “Kami sudah mengamati, cabor-cabor mana yang banyak menyumbang medali. Ke depan diupayakan lagi ada tambahan cabor yang bisa menyumbang medali. Dengan cara melakukan persiapan sejak dini untuk ajang Porprov mendatang,” ungkapnya. (wan/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/