alexametrics
27.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Hajar Perseta 5-1, The Lasblang Lolos 16 Besar

BANYUWANGI – Harapan masyarakat sepak bola Banyuwangi menyaksikan timnya bermain di Liga 3 Jatim masih terbuka. Rabu (1/12) Persewangi Banyuwangi berhasil menggilas Perseta Tulungagung dengan skor telak di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Kualitas kedua tim tampak berbeda sejak awal peluit kickoff ditiupkan. Persewangi dengan permainan cepatnya terus menusuk jantung pertahanan Perseta sejak awal pertandingan. Striker Persewangi asal Papua, Delvin Taplo, hanya butuh waktu kurang dari 30 menit untuk membobol gawang Perseta.

Tak tanggung-tanggung, mantan pemain PSBK Biak itu menyarangkan dua gol ke gawang Perseta di menit 21 dan 24. Pada menit ke-38, dominasi pemain Papua yang memperkuat Persewangi kembali terlihat.

Striker Zidane menceploskan gol ketiga Laskar Blambangan (The Lasblang) setelah menyambar umpan datar yang diberikan pemain sayap Persewangi.Selanjutnya Persewangi sempat menambahkan gol lagi ke gawang Perseta melalui kaki Delby Diaz setelah mendapat peluang tendangan bebas di menit ke-41.

Di tengah pertandingan sekitar menit ke-44, Persewangi harus bermain dengan sepuluh orang pemain. Setelah pencetak gol keempat Persewangi, Delby Diaz mendapatkan kartu kuning kedua dari wasit.

Sebelum turun minum, gelandang Fajar Mubaroqi berhasil menambah satu gol lagi ke gawang Krisna. Persewangi pun bisa mempertahankan skor 5-0 hingga turun minum.

Di babak kedua, permainan Perseta semakin melemah. Serangan-serangan dari Persewangi berulang kali merepotkan para pemain Perseta. Meski bermain dengan sepuluh orang pemain, namun daya serang Persewangi tak berubah.

Delvin dan Zidane masih berulang kali berusaha mengancam gawang tim Lawan. Perseta baru bisa memperkecil kekalahan melalui gelandang Nur Aprilian pada menit ke-74.

Pemain yang akrab disapa Lian itu berhasil lolos dari jebakan offside Persewangi dan menendang bola ke gawang Marendra. Skor 5-1 untuk kemenangan Persewangi bertahan hingga peluit panjang. Kemenangan ini menjadi hasil yang cukup mengesankan untuk Persewangi.

Wakil Manajer Persewangi Juniarto mengatakan, para pemain Persewangi tampil luar biasa dalam pertandingan tersebut. ”Kita akan pulang dulu, mempersiapkan diri sebelum pertandingan lanjutan nanti, rencananya digelar 7 Desember,” kata pria yang akrab disapa Gembor itu.

Sementara itu, di babak 16 besar Persewangi sudah ditunggu Persatu Tuban. Calon tim lawan Persewangi adalah runner-up dari grup G Liga 3 Jawa Timur. Selama ini kiprah Persatu cukup kuat selama putaran grup G berlangsung. ”Siapa pun lawannya tidak bisa kita remehkan. Para pemain akan bertanding dengan maksimal,” tegas pelatih Persewangi Isdiyantono. 

BANYUWANGI – Harapan masyarakat sepak bola Banyuwangi menyaksikan timnya bermain di Liga 3 Jatim masih terbuka. Rabu (1/12) Persewangi Banyuwangi berhasil menggilas Perseta Tulungagung dengan skor telak di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Kualitas kedua tim tampak berbeda sejak awal peluit kickoff ditiupkan. Persewangi dengan permainan cepatnya terus menusuk jantung pertahanan Perseta sejak awal pertandingan. Striker Persewangi asal Papua, Delvin Taplo, hanya butuh waktu kurang dari 30 menit untuk membobol gawang Perseta.

Tak tanggung-tanggung, mantan pemain PSBK Biak itu menyarangkan dua gol ke gawang Perseta di menit 21 dan 24. Pada menit ke-38, dominasi pemain Papua yang memperkuat Persewangi kembali terlihat.

Striker Zidane menceploskan gol ketiga Laskar Blambangan (The Lasblang) setelah menyambar umpan datar yang diberikan pemain sayap Persewangi.Selanjutnya Persewangi sempat menambahkan gol lagi ke gawang Perseta melalui kaki Delby Diaz setelah mendapat peluang tendangan bebas di menit ke-41.

Di tengah pertandingan sekitar menit ke-44, Persewangi harus bermain dengan sepuluh orang pemain. Setelah pencetak gol keempat Persewangi, Delby Diaz mendapatkan kartu kuning kedua dari wasit.

Sebelum turun minum, gelandang Fajar Mubaroqi berhasil menambah satu gol lagi ke gawang Krisna. Persewangi pun bisa mempertahankan skor 5-0 hingga turun minum.

Di babak kedua, permainan Perseta semakin melemah. Serangan-serangan dari Persewangi berulang kali merepotkan para pemain Perseta. Meski bermain dengan sepuluh orang pemain, namun daya serang Persewangi tak berubah.

Delvin dan Zidane masih berulang kali berusaha mengancam gawang tim Lawan. Perseta baru bisa memperkecil kekalahan melalui gelandang Nur Aprilian pada menit ke-74.

Pemain yang akrab disapa Lian itu berhasil lolos dari jebakan offside Persewangi dan menendang bola ke gawang Marendra. Skor 5-1 untuk kemenangan Persewangi bertahan hingga peluit panjang. Kemenangan ini menjadi hasil yang cukup mengesankan untuk Persewangi.

Wakil Manajer Persewangi Juniarto mengatakan, para pemain Persewangi tampil luar biasa dalam pertandingan tersebut. ”Kita akan pulang dulu, mempersiapkan diri sebelum pertandingan lanjutan nanti, rencananya digelar 7 Desember,” kata pria yang akrab disapa Gembor itu.

Sementara itu, di babak 16 besar Persewangi sudah ditunggu Persatu Tuban. Calon tim lawan Persewangi adalah runner-up dari grup G Liga 3 Jawa Timur. Selama ini kiprah Persatu cukup kuat selama putaran grup G berlangsung. ”Siapa pun lawannya tidak bisa kita remehkan. Para pemain akan bertanding dengan maksimal,” tegas pelatih Persewangi Isdiyantono. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/