alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

Olahraga Banyuwangi Butuh Inovasi

BANYUWANGI – Ada sedikit kutipan menarik yang disampaikan Menpora Imam Nahrawi saat mengunjungi Banyuwangi, Senin (1/1) lalu. Terutama terkait perkembangan olahraga yang ada di Banyuwangi selama ini.

Menpora yang berkunjung ke Bumi Blambangan mengaku cukup kagum dengan perkembangan olahraga yang ada di Banyuwangi. Terutama yang berkaitan dengan pembinaan dan sport tourism. Mantan anggota DPR dari fraksi PKB itu melihat dari sekian banyak program prioritas yang digagas Kemenpora, Banyuwangi sudah mulai menjalankannya. Meski tanpa dukungan APBN, dia melihat program olahraga di Banyuwangi berjalan dengan cukup bagus.

Beberapa program yang menurut Nahrawi terus dijalankan Kemenpora ke daerah adalah gowes, gala desa, liga pelajar, kejuaraan kelompok umur, dan program sarjana masuk desa. Dan program-program itu dilihatnya sudah diterapkan di Banyuwangi. Hanya saja, Banyuwangi perlu mengingat inovasi dan improvisasi untuk mengembangkan program olahraga di daerah.

Karena saat ini daerah berjuluk Sunrise of Java ini juga kerap menjadi percontohan daerah lain di semua bidang. ”Di sini cukup bagus olahraganya. Meski tanpa dukungan APBN semua bisa berjalan. Di sini juga seharusnya menjadi contoh, tapi tergantung kemauan pemimpinnya. Tinggal kemauan dan tekad serta daya dukung masyarakat tentunya,” pungkas Nahrawi.

BANYUWANGI – Ada sedikit kutipan menarik yang disampaikan Menpora Imam Nahrawi saat mengunjungi Banyuwangi, Senin (1/1) lalu. Terutama terkait perkembangan olahraga yang ada di Banyuwangi selama ini.

Menpora yang berkunjung ke Bumi Blambangan mengaku cukup kagum dengan perkembangan olahraga yang ada di Banyuwangi. Terutama yang berkaitan dengan pembinaan dan sport tourism. Mantan anggota DPR dari fraksi PKB itu melihat dari sekian banyak program prioritas yang digagas Kemenpora, Banyuwangi sudah mulai menjalankannya. Meski tanpa dukungan APBN, dia melihat program olahraga di Banyuwangi berjalan dengan cukup bagus.

Beberapa program yang menurut Nahrawi terus dijalankan Kemenpora ke daerah adalah gowes, gala desa, liga pelajar, kejuaraan kelompok umur, dan program sarjana masuk desa. Dan program-program itu dilihatnya sudah diterapkan di Banyuwangi. Hanya saja, Banyuwangi perlu mengingat inovasi dan improvisasi untuk mengembangkan program olahraga di daerah.

Karena saat ini daerah berjuluk Sunrise of Java ini juga kerap menjadi percontohan daerah lain di semua bidang. ”Di sini cukup bagus olahraganya. Meski tanpa dukungan APBN semua bisa berjalan. Di sini juga seharusnya menjadi contoh, tapi tergantung kemauan pemimpinnya. Tinggal kemauan dan tekad serta daya dukung masyarakat tentunya,” pungkas Nahrawi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/