alexametrics
22.2 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Latihan Malam, Sambo Perkuat Teknik Gulat

BANYUWANGI – TC cabang olahraga Sambo terus menggenjot porsi latihan mereka jelang datangnya bulan Ramadan. Agar tak mengurangi target latihan, Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Banyuwangi berencana tetap berlatih selama bulan puasa.

Ketua Persambi Banyuwangi, Viky Yulianto mengatakan, beberapa atlet Sambo yang dipersiapkanya adalah atlet-atlet matang dari cabang bela diri lain seperti silat, jujitsu dan karate. Secara fisik dan mental, mereka sudah memiliki bekal. Namun untuk teknik, para atlet tersebut menurut masih perlu memaksimalkan beberapa hal yang menjadi penilaian dalam pertandingan Sambo. Salah satunya teknik gulat.

Ada 11 atlet yang disiapkan Persambi. 7 atlet di kelas sport mulai 49 kilogram, 53 kilogram, 70 kilogram, 88 kilogram putra dan 47 kilogram, 54 kilogram, 59 kilogram putri. Kemudian di kelas combat ada 4 atlet putra di kelas 49 kilogram, 53 kilogram, 58 kilogram dan 64 kilogram. Viky menjelaskan, ada dua kelas yang akan diikuti atletnya. Untuk kelas sport, atlet dipertajam kemampuan membanting dan samisen (kuncian).

Karena dalam pertandingan sport atlet hanya diperbolehkan membanting dan mengunci. Kemudian untuk kelas combat, atlet dilatih lebih banyak teknik body contact. Mulai memukul, menendang, menyikut, knee, kuncian dan bantingan.  “Ini kita akan maksimalkan teknik gulat untuk semua atlet. Karena di beladiri lain mungkin tidak ada,” kata Viky.

Rencananya para atlet Sambo akan tetap mendapatkan materi latihan setiap malam hari selama bulan Ramadan. Viky menargetkan semua atlet bisa tetap mendapatkan materi secara maksimal. Karena selain 11 atlet inti yang disiapkan, Viky mengatakan juga tengah menyiapkan beberapa atlet cadangan. Mereka disiapkan untuk mengantisipasi jika ada kondisi yang membuat atlet inti tak bisa bertanding di Porprov.

BANYUWANGI – TC cabang olahraga Sambo terus menggenjot porsi latihan mereka jelang datangnya bulan Ramadan. Agar tak mengurangi target latihan, Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Banyuwangi berencana tetap berlatih selama bulan puasa.

Ketua Persambi Banyuwangi, Viky Yulianto mengatakan, beberapa atlet Sambo yang dipersiapkanya adalah atlet-atlet matang dari cabang bela diri lain seperti silat, jujitsu dan karate. Secara fisik dan mental, mereka sudah memiliki bekal. Namun untuk teknik, para atlet tersebut menurut masih perlu memaksimalkan beberapa hal yang menjadi penilaian dalam pertandingan Sambo. Salah satunya teknik gulat.

Ada 11 atlet yang disiapkan Persambi. 7 atlet di kelas sport mulai 49 kilogram, 53 kilogram, 70 kilogram, 88 kilogram putra dan 47 kilogram, 54 kilogram, 59 kilogram putri. Kemudian di kelas combat ada 4 atlet putra di kelas 49 kilogram, 53 kilogram, 58 kilogram dan 64 kilogram. Viky menjelaskan, ada dua kelas yang akan diikuti atletnya. Untuk kelas sport, atlet dipertajam kemampuan membanting dan samisen (kuncian).

Karena dalam pertandingan sport atlet hanya diperbolehkan membanting dan mengunci. Kemudian untuk kelas combat, atlet dilatih lebih banyak teknik body contact. Mulai memukul, menendang, menyikut, knee, kuncian dan bantingan.  “Ini kita akan maksimalkan teknik gulat untuk semua atlet. Karena di beladiri lain mungkin tidak ada,” kata Viky.

Rencananya para atlet Sambo akan tetap mendapatkan materi latihan setiap malam hari selama bulan Ramadan. Viky menargetkan semua atlet bisa tetap mendapatkan materi secara maksimal. Karena selain 11 atlet inti yang disiapkan, Viky mengatakan juga tengah menyiapkan beberapa atlet cadangan. Mereka disiapkan untuk mengantisipasi jika ada kondisi yang membuat atlet inti tak bisa bertanding di Porprov.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/