Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Banyak Timbangan Pedagang Tidak Sesuai Standar

Edy Supriyono • Minggu, 17 Juli 2022 | 00:31 WIB
TERA ULANG: Petugas tera Diskoperindag Situbondo memeriksa timbangan duduk di halaman kantor Diskoperindag, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, Kamis (14/7). (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)
TERA ULANG: Petugas tera Diskoperindag Situbondo memeriksa timbangan duduk di halaman kantor Diskoperindag, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, Kamis (14/7). (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)
SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Puluhan pedagang di sejumlah pasar tradisional terindikasi berpotensi merugikan pembeli. Sebab, timbangan yang digunakan untuk mengukur berat, itu tidak seimbang. Lebih banyak yang menguntungkan dirinya sendiri.

Kasi Pelayanan Tera dan Tera Ulang, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Tri Jauhari mengatakan, pengecekan tera ulang masif dilaksanakan menyasar sejumlah pasar tradisional. Satu pekan lalu sasarannya di pasar wilayah Asembagus. “Saat sidang tera dilaksanakan, puluhan pedagang timbangannya banyak yang tidak seimbang,” ucap Tri Jauhari, Kamis (14/7).

Pria yang akrab disapa Tri itu menjelaskan, tera ulang dilakukan setiap satu tahun sekali. Sebab, timbangan yang digunakan setiap hari berubah. Sehingga perlu dilakukan pengecekan kembali. “Timbangan duduk maupun timbangan elektronik itu cepat berubah,”jelasnya.

Lebih lanjut, Tri mengatakan, tera ulang rutin dilaksanakan agar masyarakat tidak dirugikan dengan barang yang dibeli. Dengan begitu, pedagang juga bisa memberikan pelayanan yang baik. “Dari hasil pemeriksaan, timbangan puluhan pedagang tidak sesuai,” ucapnya.

Tri mengaku, timbangan yang tidak sesuai ukurannya, diminta untuk segera diperbaiki. Bahkan petugas turun tangan memperbaiki timbangan tersebut. “Kami service hingga timbangannya kembali normal, timbangan maupun batu timbangan yang digunakan pedagang misalnya,” jelasnya.

Tri mengatakan, kerusakan timbangan dalam kategori ringan, langsung petugas yang memperbaiki agar bisa digunakan kembali. “Kalau timbangannya sudah rusak parah, itu kami serahkan kepada pedagang yang bersangkutan,” katanya.

Tri mengatakan, pelaksanaan tera ulang dilakukan oleh pemerintah secara gratis. “Beberapa hari ke depan tera ulang di sejumlah pasar tradisional akan digelar,” pungkasnya. (wan/pri) Editor : Muhammad Khoirul Rizal
#pedagang pasar #Mesin Timbangan #Tera Ulang #pasar panji