Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Targetkan Persewangi Banyuwangi Punya Stadion Sendiri, Siapkan Manajemen Tim yang Bagus: Jalin Koordinasi dengan Ketua PSSI Erick Thohir

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 4 September 2024 | 05:07 WIB
HOME BASE: Persewangi Banyuwangi menargetkan bisa punya stadion sendiri
HOME BASE: Persewangi Banyuwangi menargetkan bisa punya stadion sendiri

Radarbanyuwangi.id– Akuisisi tim Persewangi oleh Sekretaris Jenderal  Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Relawan Pro Joko Widodo (Projo) Handoko tak ingin dilakukan setengah-setengah.

Sepekan setelah mengambil alih kepemilikan tim berjuluk Laskar Blambangan itu, Handoko mulai mempersiapkan opsi agar Persewangi bisa memiliki stadion secara mandiri.

Presiden Persewangi Handoko mengatakan, selama ini dirinya mendapat masukan jika Persewangi cukup kerepotan untuk mengatur pengelolaan Stadion Diponegoro.

Apalagi, Stadion Diponegoro juga menjadi mesin pendapatan asli daerah (PAD) yang dikelola pemkab melalui Dispora Banyuwangi.  

Belum lagi, dalam beberapa kompetisi, Persewangi harus berbagi home base dengan klub-klub lainnya di Banyuwangi. Saat ini Banyuwangi memiliki tiga klub selain Persewangi yang kemungkinan menjadikan Stadion Diponegoro sebagai home base, yaitu Banyuwangi Putra, Baruna FC, dan Mitra Surabaya, yang baru diakuisisi pada musim ini.

”Ke depan kami akan menyiapkan stadion untuk Persewangi yang sesuai dengan standar kompetisi resmi di Indonesia,” kata pria kelahiran Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore 24 November 1974 itu.

Untuk persiapan pengelolaan Persewangi, pria yang aktif mengawal program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Banyuwangi itu mengaku selalu berkoordinasi dengan Ketua PSSI Erick Thohir.

Handoko berharap manajemen yang disiapkan untuk  mengelola Persewangi benar-benar rapi. Sehingga, Persewangi bisa berjalan dengan relnya sebagai klub profesional.

Kebutuhan untuk memiliki stadion sendiri, menurut Handoko, cukup penting. Apalagi, jika nanti Persewangi promosi ke Liga 2. Klub asuhan Syamsudin Batola ini perlu stadion yang representatif sekaligus menggambarkan kemajuan dari olahraga sepak bola di Bumi Blambangan.

Untuk sementara, Handoko tengah memantau beberapa lokasi yang bisa dijadikan home base sementara Persewangi. Termasuk lapangan yang bisa dirombak sesuai dengan standar PSSI. Salah satunya lapangan sepak bola di dalam GOR Tawangalun.

”Di stadion baru kami ingin ada fasilitas penunjang untuk kegiatan tim. Ini akan menjadi salah satu program yang kami siapkan sambil terus mengawal Persewangi untuk promosi ke Liga 2,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, tim sepak bola kebanggaan masyarakat Banyuwangi, Persewangi, melakukan perombakan sebelum kompetisi bergulir. Rabu (28/8) lalu, Persewangi melakukan peralihan yang kini diakuisisi seratus persen oleh manajemen baru.

Manajemen Persewangi secara resmi dipegang oleh Sekjen Relawan Projo Handoko. Handoko resmi menjadi presiden klub yang membawahi PT Persewangi Banyuwangi Laskar Blambangan.

Setelah mengakuisisi Persewangi, Handoko berencana untuk melakukan perubahan tim sepak bola berjuluk Laskar Blambangan itu.

Handoko - Presiden Persewangi Banyuwangi
Handoko - Presiden Persewangi Banyuwangi

Handoko ingin membawa Persewangi menjadi tim profesional yang mengusung sepak bola modern. Sehingga, Persewangi bisa kembali menjadi tim kebanggaan bagi masyarakat Banyuwangi.

Keseriusan Handoko tampak dengan rekrutmen pelatih yang dilakukan sejak awal. Tak tanggung-tanggung, Handoko mengontrak eks pelatih kepala PSM Makassar, Syamsuddin Batolla. (fre/aif/c1)

Editor : Niklaas Andries
#Baruna FC #Laskar Blambangan #banyuwangi putra #home base #pssi #Stadion Diponegoro #Mitra Surabaya #erick tohir #glenmore #projo #persewangi banyuwangi