Kembang api ini cukup digemari, karena bentuknya mirip roket. Kembang api ini juga bisa menghasilkan cahaya indah saat meletus di udara.
Kembang api roket biasanya terbuat dari tabung kertas berisi bubuk mesiu yang ditembakkan ke udara. Di bagian bawah, biasanya terdapat sumbu untuk menyalakan kembang api.
Untuk melihat keindahan kembang api ini, sumbu pada bagian bawa tabung kertas berbentuk roket biasanya harus dinyalakan dengan api. Saat api sudah mencapai titik mesiu, kembang api akan terbang ke udara dan meletus.
Kembang api roket mudah ditemukan di hampir seluruh belahan dunia. Di Indonesia, penggunaan kembang api roket tidak hanya muncul saat malam pergantian tahun. Tetapi juga saat menyambut hari kemenangan atau Hari Raya Idul Fitri.
Beberapa penjual petasan umumnya juga menjual jenis kembang api roket mini. Sehingga, pada malam takbiran, anak-anak akan membeli dan menyalakan kembang api roket untuk menyambut hari kemenangan atau Lebaran.
Sementara itu, di belahan dunia lainnya, kembang api roket lebih sering muncul saat malam pergantian tahun. Sedangkan di Jepang, kembang api roket sering muncul saat festival musim panas. (gas/bay)
Editor : Niklaas Andries