Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Petasan Kertas, Berpotensi Mengancam Keselamatan

Salis Ali Muhyidin • Minggu, 31 Maret 2024 | 14:05 WIB
LEBIH AMAN: Mercon kertas rawan melukai diri pemainnya. Maka disarankan didampingi orang yang ahli
LEBIH AMAN: Mercon kertas rawan melukai diri pemainnya. Maka disarankan didampingi orang yang ahli

Radarbanyuwangi.id - Ramadan tahun ini tak begitu terdengar suara ledakan petasan (mercon). Namun tahun-tahun sebelumnya, suara ledakan petasan itu terjadi hampir di seluruh desa di Banyuwangi, usai Salat Idul Fitri.

Banyak orang beranggapan, Lebaran rasanya kurang seru jika tak ada mercon. Padahal, ini asumsi yang keliru. Selain itu, tentu saja juga membahayakan keselamatan.

Apalagi, petasan yang dinyalakan ketika selesai Salat Id pun itu tentu saja berbeda dengan petasan yang dibeli di pinggir jalan.

Warga biasa membuat sendiri mercon tersebut dari kertas dan bubuk mesiu. Mercon jenis ini punya daya ledak lumayan besar ini.

Setelah meledak, biasanya akan memunculkan sampah sobekan kertas berserakan di sekitarnya.

Kini, kebijakan pemerintah tegas melarang petasan seperti itu. Karena selain membahayakan keselamatan, petasan kertas ini lebih sedikit manfaatnya daripada dampak positifnya.

Namun saying, masih ada saja orang yang membuat mercon kertas secara sembunyi-sembunyi. Padahal, nyaris selalu ada saja insiden yang membuat seseorang celaka.

Edy Rianto, 26, warga Dusun Tlogosari, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, mengungkapkan bahwa menyalakan petasan kertas sudah seperti tradisi bagi masyarakat.

"Tahun ini belum tahu, apakah masih membuat atau tidak. Karena tahun lalu ada yang apes tangannya luka parah. Karena awalnya petasan itu tidak nyala, setelah dipegang tiba-tiba meledak di tangan," ungkapnya. (sas/bay)

Editor : Niklaas Andries
#kertas #bubuk mesiu #idul fitri #petasan #Mercon #keselamatan #ramadan #meledak