Senin, 20 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Jembatan Alasbuluh Diperbaiki, Jalur Pantura Buka Tutup

15 September 2021, 10: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BUKA TUTUP: Pekerja dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Situbondo–Banyuwangi memperbaiki jembatan Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, kemarin (13/9).

BUKA TUTUP: Pekerja dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Situbondo–Banyuwangi memperbaiki jembatan Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, kemarin (13/9). (Polsek Wongsorejo for RadarBanyuwangi.id)

Share this          

WONGSOREJO – Jembatan semipermanen di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo yang dibangun pada bulan April lalu, kembali diperbaiki oleh petugas dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Situbondo-Banyuwangi. Untuk mengatur kendaraan yang melintas, polisi dari Polsek Wongsorejo menerapkan sistem buka tutup.

Petugas pembangunan tampak melakukan pengelasan pada lempengan pelat besi di atas jembatan. Sementara petugas kepolisian menerapkan buka tutup karena sisi jembatan yang sedang diperbaiki tidak bisa dilalui kendaraan. Tak hanya itu, di sisi bawah jembatan juga terlihat ada pekerja yang sedang membangun struktur fondasi dengan memasang bronjong.

Pengawas Lapangan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Situbondo-Banyuwangi Ahmad mengatakan, jembatan tersebut memang merupakan bangunan temporer. Karena jalur tersebut kerap dilalui kendaraan terlebih dengan bobot yang sangat besar, maka perlu dilakukan pemeriksaan secara berkala. Dari pemeriksaan itu diketahui ada beberapa bagian pelat yang bergeser sehingga perlu dilakukan perbaikan. ”Seharusnya ini bisa selesai selama dua hari. Tapi karena kondisi hujan beberapa hari ini, kita butuh waktu lagi. Tapi prosesnya tidak lama,” kata Ahmad.

Baca juga: Wisata Koceh Masih Sepi Pengunjung

Selain mengelas pelat, Ahmad menyebut para pekerja juga sedang membuat fondasi untuk sisi timur jembatan. Kondisi hujan yang seringkali membuat air sungai meluap menurutnya perlu diantisipasi. Karena itu pembangunan fondasi dilakukan secepat mungkin. Paling lama, pekerja menurutnya membutuhkan waktu selama satu minggu untuk menyelesaikan pembuatan fondasi.

Selama itu pula, imbuh Ahmad, petugas dari Polsek Wongsorejo masih akan tetap bertugas untuk mengatur lalu lintas dengan memberlakukan buka tutup. Dia pun mengupayakan proses perbaikan bisa dilakukan secepatnya agar lalu lintas bisa kembali normal. ”Kemungkinan paling lama satu minggu. Selama jembatan ini masih temporer, kita akan pantau terus selama 24 jam. Kita masih menunggu proses lelang untuk bangunan jembatan permanen. Kemungkinan tahun depan baru dikerjakan,” pungkasnya. 

(bw/fre/ics/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya