Senin, 20 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Status Sudah Normal, PPGA Raung Tetap Lakukan Pengamatan

15 September 2021, 09: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

AMPLITUDO: Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung, Mukijo menunjukkan catatan aktivitas Gunung Raung kemarin(13/9)

AMPLITUDO: Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung, Mukijo menunjukkan catatan aktivitas Gunung Raung kemarin(13/9) (Salis Ali Muhyidin/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

SONGGON – Status Gunung Raung yang sempat waspada, kini telah normal. Tapi, pengamatan pada gunung berapi yang masih aktif itu tidak berhenti. Tim di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung, masih standby dan terus melakukan pengamatan.

Kepala PPGA, Mukijo, 38,  mengatakan pada dasarnya aktivitas pengamatan Gunung Raung tidak pernah berhenti. Sampai saat ini, mencatat aktivitas gempa tremor menerus dari Gunung Raung. “Gempa tremor terus terjadi, tapi tidak signifikan. Statusnya sudah diturunkan ke normal sejak Juni lalu. Letusan terakhir pertengahan April,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (13/9).

Menurut Mukijo, selain melakukan pengamatan dan rutin membuat laporan tentang aktivitas Gunung Raung, aktivitas rutin yang dilakukan timnya melakukan perawatan alat-alat pendeteksi aktivitas gunung. “Kalau Gunung Raung aktif seperti pada Januari lalu, kami sering menerima tamu. Saya juga sibuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Baca juga: Permintaan Ikan Hias Mulai Normal, Terkendala Cuaca

Perawatan alat-alat yang digunakan untuk mengamati aktivitas Gunung Raung, terang dia, itu sangat penting dilakukan untuk mendapatkan data-data real time yang akurat. “Alat-alat yang terletak di daerah yang vegetasinya lebat, harus lebih sering dikunjungi. Kami sering melakukan pembersihan lokasi sekitar alat tersebut,” ujar pria kelahiran Jogjakarta tersebut.

Peralatan pendeteksi Gunung Raung, masih kata dia, tidak hanya terletak di Kabupaten Banyuwangi saja. Secara administrative, Gunung Raung ini terletak di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso. Alat-alat tersebut, juga tersebar di tiga kabupaten itu. “Meski alat-alatnya tersebar di tiga kabupaten, controlling-nya masih dari sini,” pungkasnya.(mg3/abi)

(bw/*/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya