Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Paripurna Perubahan Jadwal Banmus Tanpa FPKB dan Golkar

14 September 2021, 17: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Suasana parat paripurna perubahan jadwal Banmus di Gedung DPRD Situbondo kemarin.

Suasana parat paripurna perubahan jadwal Banmus di Gedung DPRD Situbondo kemarin. (Marjono/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

SITUBONDO – Paripurna perubahan jadwal Badan Musyawarah (Banmus) DPRD digelar, kemarin (13/09). Forum pengambilan keputusan tertinggi yang dilakukan pasca pelaksanaan paripurna pergeseran alat kelengkapan dewan (AKD) dari PPP tersebut, digelar tanpa kehadiran Fraksi PKB dan Partai Golkar.

Anggota DPRD dari dua fraksi itu memilih untuk meninggalkan ruang paripurna dengan alasan pelaksanaan paripurna sudah ditutup oleh Ketua DPRD sebagai pimpinan sidang. Sedangkan anggota DPRD dari Fraksi PPP, Partai Demokrat, Partai Gerindra dan PKS tetap bertahan untuk melanjutkan dengan sidang Paripurna perubahan jadwal banmus yang sebelumnya telah diusulkan oleh Fraksi Partai Demokrat.

Sidang Paripurna selanjutnya dipimpin oleh Abdurahman, wakil Ketua DPRD dari Fraksi PPP. Dia sempat menenangkan anggota DPRD yang saat itu ricuh karena forum paripurna dinilai ditutup sepihak. “Karena ini ada masukan dari anggota DPRD, ini forum tertinggi rapat di DPRD. Saya menengahi. Forum ini sudah terpenuhi (kehadiran anggota DPRD),” kata Abdurahman seraya meminta kepada Sekretaris DPRD untuk mencatat usulan-usulan dari anggota DPRD yang menghendaki ada paripurna perubahan jadwal perubahan banmus.

Baca juga: Tergiur Janji Masuk Satpol PP, Tertipu Rp 25 Juta

Sebelum paripurna perubahan jadwal banmus digelar, Abdurahman meminta kepastian jumlah anggota DPRD yang hadir. Total ada 24 wakil yang bertahan di ruang paripurna. “Buatkan berita acaranya ada 24 anggota DPRD yang mengusulkan. Dengan demikian, kita sudah siap melakukan paripurna perubahan jadwal banmus yang dilakukan pada 02 September lalu,” kata politisi asal Jangkar tersebut.

Sebelum membuka rapat paripurna, Abdurahman menyampaikan bahwa dalam tatib DPRD Situbondo disebutkan agenda DPRD yang telah ditetapkan hanya bisa dibatalkan melalui rapat paripurna. Rapat paripurna dinyatakan kuorum apabila dihadiri oleh separo atau satu perdua. Keputusan paripurna dinyatakan sah apabila telah disetujui oleh suara terbanyak.

“Oleh sebab itu, memperhatikan aturan dasar dan aturan main, aturan hukum sebagaimana yang saya sebutkan maka dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim rapat paripurna dengan agenda perubahan jadwal banmus yang dilakukan pada 02 September kami nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum,” tandas Abdurahman seraya mengetokkan palu satu kali.

Dalam forum ini, Fraksi Partai Demokrat selanjutnya menyampaikan usulannya secara tertulis kepada Pimpinan Sidang paripurna. Dalam usulan itu, Rapat paripurna pembahasan dan persetujuan terhadap raperda PAPBD Tahun anggaran 2021 dilakukan pada 29 September. “Mulai tadi (kemarin) pembahasan KUA PPAS PAPBD sudah dilakukan di tingkat komisi,” imbuh Ketua Fraksi Partai Demokrat, Janur Sasra Ananda usai sidang paripurna kepada koran ini. (jon/pri)

(bw/*/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya