Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi
Gelar Parenting Education

SMPN 1 Genteng

14 September 2021, 08: 47: 00 WIB | editor : Ali Sodiqin

KOMPAK: Kepala SMPN 1 Genteng H. Sodiq (empat dari kiri), ketua komite Guntur Al Badri (tiga dari kiri), bendahara komite dr. Yos Hermawan (tiga dari kanan) bersama anggota komite dan perwakilan wali murid di acara Parenting Education di sekolahnya.

KOMPAK: Kepala SMPN 1 Genteng H. Sodiq (empat dari kiri), ketua komite Guntur Al Badri (tiga dari kiri), bendahara komite dr. Yos Hermawan (tiga dari kanan) bersama anggota komite dan perwakilan wali murid di acara Parenting Education di sekolahnya.

Share this          

SMPN 1 Genteng membuat terobosan menarik. Sekolah favorit yang berlokasi di Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng itu menggelarparenting education dengan melibatkan wali murid. Kegiatan itu, digelar selama tiga hari, yakni pada Sabtu (4/9), Minggu (5/9), dan Sabtu (11/9).

Parenting education yang digelar SMPN 1 Genteng ini, pada intinya menekankan pemahaman bersama antara sekolah dan orang tua dalam mengawal proses pendidikan anak. “Kita adakan kesepahaman antara sekolah dengan wali murid,” kata Kepala SMPN 1 Genteng, H. Sodiq.

Menurut Sodiq, dalam acara ini materi yang disampaikan terkait penguatan protokol kesehatan (prokes) dalam proses belajar mengajar. “Sekolah itu mengundang wali murid tidak selalu masalah iuran, tapi acara seperti ini sangat penting,” jelasnya.

Meski secara kurikulum sekolah menjadi tempat menempa siswa, terang dia, tapi porsi yang paling banyak tetap di keluarga. Untuk itu, dia berharpa perhatian orang tua terhadap anak tidak terabaikan.  “Kerjasama orang tua dan wali murid itu sangat penting,” tegasnya.

Sodiq menyebut sekolah berperan penting dalam mendidik, mencerdaskan daya piker, dan daya cipta siswa. Tapi dorongan dan pengawasan dari orang tua, itu tidak kalah penting. Apalagi, pengaruh di luar sekolah dan rumah cukup besar. “Kita ini juga berharap agar orang tua mengawasi anaknya, bergaul dengan siapa, dan mainnya di mana,” katanya.

Kejadian kekerasan seksual yang menimpa salah satu anak yang masih di bawah umur, itu sangat disayangkan dan menjadi keprihatinan. Dia berharap, orang tua bisa menjadi mitra sekolah untuk lebih peduli kepada anaknya. Sehingga jika terjadi perubahan pada anaknya, bisa segera ditemukan dan tidak berlarut-larut. “Orang tua itu mestinya mengerti kondisi dan kebiasaan anaknya, sehingga pencegahan bisa maksimal,” ujarnya.

Salah satu anggota komite sekaligus wali murid SMPN 1 Genteng, dr. Andriyani Hamzah mengatakan acara parenting education itu sangat bagus dan penting dalam menjalin komunikasi antara wali murid dan sekolah. “Jalinan silaturrahmi antara sekolah dan wali murid itu sangat penting,” ujarnya.

Perempuan yang juga Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit  (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi itu menambahkan, kesadaran orang tua untuk bersama-sama mengikuti prokes, juga penting dan menjadi teladan bagi anak-anaknya. Dan ini, menjadi salah satu poin yang ditekankan dalam acara tersebut. “Kami berpesan kepada wali murid agar terus mengingatkan pada putra- putrinya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” cetusnya.(sli/abi)

 TOP
Artikel Lainya