Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Terkikis Air, Rumah di Watubuncul Nyaris Ambruk

14 September 2021, 08: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Satu unit rumah di Perumahan Villa Ijen, Lingkungan Watubuncul, Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri nyaris ambruk setelah diguyur hujan deras, kemarin (12/9).

Satu unit rumah di Perumahan Villa Ijen, Lingkungan Watubuncul, Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri nyaris ambruk setelah diguyur hujan deras, kemarin (12/9). (Fredy Rizki/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Hujan deras Sabtu malam (11/9) hingga kemarin pagi mengakibatkan salah satu rumah di Perumahan Villa Ijen, Lingkungan Watubuncul, Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri nyaris ambruk. Air dari drainase yang mengalir deras mengakibatkan  dinding rumah terlepas dari pondasi.

Warga sekitar perumahan hanya bisa menyaksikan kondisi tersebut. Mereka masih menunggu tindakan dari pemilik rumah di Blok C15 itu. Menurut warga, rumah tersebut memang masih dalam keadaan kosong dan belum pernah dihuni. "Rumah tersebut dibangun 4 tahun lalu, rumah ini tidak ada yang menghuni," kata salah satu warga, Siswanto.

Dia mengatakan, potensi kerusakan rumah itu sebenarnya sudah tercium sejak lama. Posisi pondasi rumah yang berada lebih tinggi dari drainase di sebelahnya membuat air dengan mudah mengikis bangunan tersebut. Puncaknya pada Minggu pagi pukul 05.00, salah seorang tetangga mendengar suara berdebum benda jatuh.

Baca juga: EcoRanger Dampingi Nelayan Pancer Kelola Sampah Laut

Karena hujan masih lebat, tidak ada yang keluar memeriksa. Baru setelah hujan reda, mereka keluar dan melihat kondisi dinding rumah sudah terlepas dari pondasi dan nyaris roboh. Warga menduga lepasnya dinding dari pondasi tersebut karena air dari drainase yang cukup deras akibat hujan lebat yang terus mengikis bagian bawah tembok. "Kalau tidak segera dibongkar rumah ini rawan roboh. Disebelahnya ada kabel juga, kalau roboh bisa menimpa kabel. Kita masih menunggu pemilik atau pengembangnya,"jelasnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, hujan deras sejak malam hingga pagi hari yang menggutur Banyuwangi juga mengakibatkan beberapa titik jalan di kawasan dekat wilayah Pesisir kelurahan Sobo dan Kelurahan Kertosari tampak dipenuhi genangan-genangan air. Rata-rata air berasal dari luapan sungai atau tambak yang ada di sekitar lokasi tersebut.

Saat hujan lebat yang terjadi kemarin, Lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo yang setiap tahun kerap tergenang air justru tampak kering. Warga yang tinggal di lingkungan yang berada tak jauh dari pantai Sobo itu pun mengaku tidak ada genangan atau luapan air yang terjadi sejak hujan lebat pada malam hari. "Biasanya memang jalau hujan lebat di sini tergenang air, tapi ini tidak ada. Bisa dilihat semuanya kering,"kata Sumadi, warga Lingkungan Wonosari.

Prakirawan BMKG Beny Gumintar mengatakan, curah hujan ringan dan sedang terjadi merata di seluruh kecamatan di Banyuwangi. Kondisi tersebut diperkirakan akan terjadi selama dua hari sejak Minggu (12/9) hingga Senin (13/9). "Rata-rata hujan terus terjadi dimulai sejak dini hari sampai pagi hari," pungkasnya.

(bw/fre/aif/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya