Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Pakis Rowo Selalu Jadi Langganan Banjir

14 September 2021, 07: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

LANGGANAN BANJIR: Air masih menggenangi halaman rumah warga di Lingkungan Pakis Rowo RT 02/RW 01 dan RT 01/RW 01, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi, kemarin (12/9).

LANGGANAN BANJIR: Air masih menggenangi halaman rumah warga di Lingkungan Pakis Rowo RT 02/RW 01 dan RT 01/RW 01, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi, kemarin (12/9). (Dedy Jumhardiyanto/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Hujan deras mengguyur sejak Sabtu malam (11/9) menyebabkan banjir di Lingkungan Pakis Rowo RT 02/ RW 01 dan RT 01 RW 01, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi. Air menggenangi halaman rumah warga dan hingga masuk ke dalam rumah warga, Minggu pagi (12/9). Genangan air berangsur-angsur surut pukul 15.00. “Setiap hujan lebih dari lima jam, kami selalu was-was. Apalagi jika hujan turun di malam hari, kami tak bisa tidur,” ungkap Nurul Hakim salah seorang warga setempat.

Maklum, lokasi rumah warga yang jaraknya tak jauh dari pantai ini salah satu lokasi langganan banjir di Banyuwangi. Hampir setiap tahun, jika turun hujan dengan intensitas lebat. Kiriman luberan air dari hulu ke hilir kerap membuat warga was-was.

Air yang kerap menggenangi rumah warga di lingkungan Pakis Rowo RT 02/ RW 01 dan RT 01 RW 01, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi itu bukan tanpa sebab. Kawasan itu menjadi salah satu daerah langganan banjir karena beberapa hal. Salah satunya yakni plengsengan Dam di sebelah selatan perkampungan warga jebol. Akibatnya, air sungai langsung meluber ke mana-mana, termasuk ke lokasi yang rendah. “ Kebetulan, kawasan perkampungan kami ini dataran rendah,” katanya.

Baca juga: Pasien Covid-19 Turun Drastis, Nakes Tetap Siaga

Belum lagi, kondisi itu diperparah dengan adanya pembangunan jalan raya yang jauh lebih tinggi dibanding halaman warga. Tak pelak, genangan air bertahan lebih lama hingga masuk ke rumah-rumah warga. Air luberan dari dam tadi tidak bisa mengalir lancar, karena terhalang jalan raya yang jauh lebih tinggi dibanding halaman rumah warga. “Air surutnya lama, karena gorong-gorongnya cukup kecil,” keluh Hakim.

Ada dua lingkungan lainnya dengan kondisi sama, yakni lingkungan Lingkungan Pantai Rejo dan Lingkungan Pantai Sari. Semuanya masih masuk wilayah Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi.

Luberan air yang menggenangi rumah warga di tiga lingkungan tersebut diduga berasal dari aliran sungai buangan di sebelah utara RS Fatimah Banyuwangi. Jika sudah terjadi banjir, hampir seluruh warga yang tinggal di lingkungan Pakis Rowo nyaris tidak ada yang bekerja. Mereka sibuk membersihkan lumpur sisa banjir yang masuk ke dalam rumah.

Dia berharap Pemkab Banyuwangi segera bisa mencarikan solusi agar kampungnya tak lagi sebagai kawasan langganan banjir. Sebab,  banjir yang berasal dari luapan air sungai tersebut masih bisa diupayakan dengan adanya program pembangunan. “Kami mohon Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan turun ke lokasi, agar segera ada solusi tidak kebanjiran lagi,” harapnya.

(bw/ddy/aif/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya