Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi
Prodi Teknik Informatika Poliwangi

Bantu Kandang Lebah yang Terintegrasi IOT

13 September 2021, 07: 55: 23 WIB | editor : Bayu Saksono

HIBAH: Dosen dan mahasiswa D III Prodi Teknik Informatika Poliwangi menyerahkan kandang lebah hasil kreasinya pada Kelompok Tani Tunas Harapan di Desa Gombengsari, Kecamatan Kalipuro

HIBAH: Dosen dan mahasiswa D III Prodi Teknik Informatika Poliwangi menyerahkan kandang lebah hasil kreasinya pada Kelompok Tani Tunas Harapan di Desa Gombengsari, Kecamatan Kalipuro (Poliwangi For RaBa)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) Program Studi (Prodi) Teknik Informatika, melakukan pengabdian masyarakat. Mereka menyerahkan kandang lebah terintegrasi IOT kepada Kelompok Tani Tunas Harapan di Desa Gombengsari, Kecamatan Kalipuro pada Minggu (5/9).

Pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa ini dipimpin Vivien Arief Wardhany S.T, M.T, selaku dosen Prodi D III Teknik Informatika dengan anggota Alfin Hidayat S.T., M.T, Subono S.T, M.T, Mirta Jhoswanda, dan Ajie Setyo Nugroho, serta mahasiswa lainnya.

Kandang lebah hasil kreasi dosen dan mahasiswa DIII Prodi Teknik Informatika ini, dirancang untuk memudahkan proses pemanenan madu dan efisiensi peternak dalam memantau kondisi kandang yang suhunya dapat berubah-ubah. Dengan kandang ini, mitra dari Kelompok Tani Tunas Harapan dalam proses pemanenan tidak menggunakan cara tradisional, yaitu menyebarkan asap di sekitar kandang lebah yang membuat lebah mudah mati. “Dalam segi pemanenan, jika menggunakan metode tradisional bisa merusak ekosistem lebah, karena masih menggunakan asap yang memungkinkan lebah mati,” ujar anggota tim, Mirta Jhoswanda.

Baca juga: Webinar Pengetahuan Seputar Keamanan Pengobatan Bagi Masyarakat

Dari hasil pengabdian kepada masyarakat menggunakan teknologi frame flow hive yang terintegrasi dengan IOT ini, terang dia, dapat membantu mitra dalam proses pemanenan dan pemantauan. “Kandang ini mempermudah proses pemanenan madu dengan memutar tuas pada frame di dalam kandang, kita juga dapat memantau suhu, kelembapan, dan berat kandang” ucapnya

Pada kegiatan ini, terang dia, tim juga mengadakan pelatihan atau training procedure penggunaan kandang lebah. Kandang ini juga di integrasikan dengan web dan aplikasi mobile untuk pemantauan. Sehingga, ketika suhu di kandang berubah dan berat frame yang sudah memasuki waktu panen, maka petani dapat memantau jarak jauh via web atau aplikasi mobile tanpa harus datang ke kandang. “Di kandang kita pasang web dan aplikasi mobile,” katanya

Ia berharap kandang ini bermanfaat kepada mitra dan dapat dimanfaatkan dengan baik, terutama pada proses pemanenan dan pemantauan kandang. “Semoga inovasi ini dapat bermanfaat untuk Kelompok Tani Tunas Harapan,” harapnya.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Gombengsari, Miftahul Huda mendukung penuh program pengabdian masyarakat secara konvensional bersama Kelompok Tani Tunas Harapan. Melalui program ini, diharapkan bisa membantu meningkatkan potensi dalam pengembangan ekonomi di Kelurahan Gombengsari. “Saya harap program ini terus berlanjut, dan dapat dikontrol secara berkala, tidak hanya berhenti sampai disini saja,” harapnya.

Pimpinan Pokdarwis Tunas Harapan, Abdurahman mengucapkan terima kasih kepada tim pengabdian Poliwangi, yang sudah menghibahkan kandang lebah untuk membantu para peternak dalam proses pemanenan maupun pemantauan. “Selama ini peternak menggunakan cara tradisional, dengan adanya inovasi ini, dapat membantu kami untuk meningkatkan potensi perkembangan ternak madu,” katanya.

(bw/rbs/rbs/JPR)

 TOP
Artikel Lainya