Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi

Webinar Pengetahuan Seputar Keamanan Pengobatan Bagi Masyarakat

13 September 2021, 07: 41: 37 WIB | editor : Bayu Saksono

SECARA VIRTUAL : Sesi tanya jawab dipandu moderator acara webinar pengmas keamanan pengobatan untuk masyarakat awam Sabtu (11/9) kemarin.

SECARA VIRTUAL : Sesi tanya jawab dipandu moderator acara webinar pengmas keamanan pengobatan untuk masyarakat awam Sabtu (11/9) kemarin. (Tyas For RaBa)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Masa Pandemi ini kesehatan adalah penting. Namun tidak kalah penting adalah penanganan pengobatan selama seseorang sakit.

Kebanyakan masyarakat umum masih awam tentang seputar pengobatan. Di latar belakang hal tersebut Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM Unair) menyelenggarakan Webinar dengan tema Keamanan Pengobatan Untuk Masyarakat Awam (KPUMA).

Webinar yang dilaksanakan pada Sabtu (11/9) kemarin diikuti  Dinas Kesehatan, Puskesmas, termasuk para kader, camat, lurah, serta organisasi lain yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Dalam webinar ini dibahas tentang bagaimana meng-komunikasikan kepada pasien dan keluarga pendamping tentang tata cara mencegah terjadinya insiden atau salatahan terkait pengobatan.

Baca juga: Kedapatan Ini, Penjual Dan Pembeli Bisa Terancam 5 Tahun. WAJIB TAHU

Sebagaimana disampaikan oleh Dr. Santi Martini, dr. M.Kes. ”Sistem pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan Apotek memiliki SDM yang kompeten dalam memberikan informasi mengenai keamanan pengobatan”. Berperan dalam memberikan edukasi terkait informasi  tepat guna lanjut Dekan FKM Unair ini.

Webinar ini sendiri merupakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) oleh Pusat Riset Keselamatan Pasien FKM Unair. Selain webinar, terang Inge Dhamanti, S.K.M, M.Kes.,M.PH., Ph.D.  juga ketua pelaksana tuturnya, sedang berlangsung juga pendampingan dengan Puskesemas Sobo bertujuan melakukan bimbingan mengenai cara mengkomunikasi keamanan pengobatan kepada pasien dan keluarga.

Kenapa keluarga? Lanjut Inge, karena keluarga memiliki peran yang sangat penting untuk mencegah terjadinya insiden atau kesalahan terkait pengobatan selama masa perawatan. Dimoderatori oleh Diansanto Prayoga, S.KM., M.Kes, acara tersebut membahas 4 topik.

Yakni cara meningkatkan kesadaran terkait keselamatan pengobatan, pemahaman masyarakat tentang peran selama proses pengobatan, membantu menyelesaikan permasalahan di lapangan terkait kesalahan pengobatan, serta meningkatan kualitas medication safety. Materi-materi tersebut dibawakan Inge Dhamanti, S.KM., M.Kes., M.PH., Ph.D.

Ketua Pusat Riset Keselamatan Pasien. Apt. Elida Zairina, M.PH., Ph.D. Dosen Fakultas Farmasi Universitas Airlangga. Apt. Ari Kurnianingsih, S.Si., M.Farm.Klin, selaku Kepala Farmasi RSUD Blambangan dan Dadang Triptoko, S.Kep., M.Si, Kepala Puskesmas Sobo.

“Mudah-mudahan nanti ada kegiatan sifatnya menghasilkan kebijakan dan di adopsi pemerintah daerah. Sehingga apa yang kita lakukan hari ini bisa memberi dampak kepada masyarakat dan bisa meningkatkan kualitas hidup manusia baik itu di level lokal, regional, nasional, maupun global,” pungkas Santi Martini.

(bw/rbs/rbs/JPR)

 TOP
Artikel Lainya