Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi
Penjaringan Direktur Poliwangi

Kontradiksi Hasil Penyaringan Picu Perdebatan

12 September 2021, 11: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

OPTIMISTIS: Para bakal calon direktur Poliwangi bersiap memaparkan visi misi dan program kerja, Selasa (7/9).

OPTIMISTIS: Para bakal calon direktur Poliwangi bersiap memaparkan visi misi dan program kerja, Selasa (7/9). (Rino Bakhtiar/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Jajaran senat Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) merilis berita acara hasil penyaringan calon direktur pada Kamis (9/9). Terdapat tiga kandidat yang terpilih dan akan diajukan kepada Kemendikbud-Ristek.

Tiga kandidat yang terpilih adalah M. Shofi’ul Amin, Hadi Supriyanto, dan Alfin Hidayat. Namun, keputusan dari senat di luar hasil popular polling yang dipaparkan oleh panitia pemilihan direktur.

Hasil polling menempatkan Zainal Arief di urutan pertama dengan perolehan 38 persen. Disusul M. Shofi’ul Amin memperoleh 29 persen, Fuad Al Haris 24 persen, Hadi Supriyanto 6 persen, dan Alfin Hidayat 3 persen. Peserta polling sebanyak 175 orang, terdiri dari unsur dosen, karyawan, dan perwakilan mahasiswa.

Baca juga: Gerakan Belanja Pasar 9/9 Tembus Rp 536 Juta

Presiden BEM Poliwangi Bagus Alfian mengaku terkejut dengan keputusan senat. Terdapat dua kandidat yang berada pada posisi terbawah saat pemaparan hasil popular polling. Namun, justru ditetapkan oleh senat sebagai calon direktur. ”Sempat bingung, ternyata yang terpilih bukan dari hasil popular polling tiga teratas,” ujar Bagus.

Ketua Senat Poliwangi M. Abdul Wahid menyampaikan, proses penyaringan balon direktur sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Menurutnya, hasil dari popular polling tidak sepenuhnya dijadikan acuan untuk menentukan tiga kandidat calon direktur.

Abdul mengatakan, seluruh senat tentu mempunyai pertimbangan masing-masing berdasarkan pemaparan visi-misi dan program kerja para balon direktur. ”Suara senat tidak bergantung pada popular polling, tentu senat mempunyai pandangan sendiri,” paparnya.

Berita acara penyaringan calon direktur akan diantar langsung oleh senat kepada Kemendikbud-Ristek. Sekaligus melakukan koordinasi pelaksanaan jadwal pemilihan direktur. ”Supaya tidak ada kemunduran, untuk jadwal pemilihan direktur kami mengikuti kementerian,” pungkas Abdul. (mg2)

(bw/ics/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya