Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Features
icon featured
Features

Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Mantan Sekkab Djajat Sudrajat Wafat

23 Agustus 2021, 12: 50: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

PROSESI PEMAKAMAN: Para pelayat mengantarkan kepergian terakhir Djajat di TPU Setro Penganten, Kelurahan Tukang Kayu pagi kemarin (2/8).

PROSESI PEMAKAMAN: Para pelayat mengantarkan kepergian terakhir Djajat di TPU Setro Penganten, Kelurahan Tukang Kayu pagi kemarin (2/8). (Syaifuddin Mahmud/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id Pemkab Banyuwangi beduka. Sekretaris kabupaten (Sekkab) periode 2016-2019 Djajat Sudrajat berpulang. Mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) itu meninggal dunia di Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah, Banyuwangi, Minggu malam (21/8).

Dari rumah sakit, jenazah diantar ke rumah duka di Jalan Kepiting, Banyuwangi. Minggu pagi (22/8) pukul 08.00, jenazah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU), Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi.    

Ucapan duka mengalir dari para sejumlah pejabat Pemkab Banyuwangi. Tidak terkecuali dari Bupati Ipuk Fiestiandani. “Kami berduka. Beliau adalah aparatur sipil negara (ASN) yang penuh dedikasi. Puluhan tahun mengabdi dan melayani masyarakat,” ujarnya.

Mantan Sekkab Banyuwangi, Djajat Sudrajat, semasa masih hidup.

Mantan Sekkab Banyuwangi, Djajat Sudrajat, semasa masih hidup. (Dok. RadarBanyuwangi.id)

Baca juga: Jalan Kaki Kunjungi Bumil

Ipuk menuturkan, dirinya mengenal Djajat sebagai pribadi pekerja keras dan murah senyum. Selain itu, Djajat dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan selalu bertutur kata halus. “Saya bersaksi, beliau adalah orang baik. Insya Allah husnul khotimah. Tempat terbaik untuk beliau (almarhum Djajat) di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggal diberi kekuatan dan kesebaran. Amin,” kata dia.

Ucapan belasungkawa juga datang dari Sekkab Mujiono. Pria yang “meneruskan” tugas Djadjat pada era kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas ini mengatakan, seniornya itu merupakan ASN yang memiliki dedikasi tinggi. “Kami berduka. Beliau adalah salah satu ASN yang layak jadi panutan,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Djajat menjadi ASN selama 33 tahun. Selama menjadi abdi negara, dia pernah dipercaya mengemban sejumlah posisi penting di lingkup Pemkab Banyuwangi, di antaranya Kepala Bagian Umum Sekretariat Kabupaten, Kepala BPKAD, Inspektur Banyuwangi, Asisten Administrasi Umum, hingga Sekkab.

Sedianya Djajat baru pensiun pada 1 Januari 2020. Namun, sekitar setahun sebelum pensiun, Djajat yang kala itu menduduki posisi tertinggi ASN di lingkup Pemkab Banyuwangi malah mengajukan masa persiapan pensiun kepada Bupati Anas. Dia mengajukan diri dengan harapan regenerasi di lingkup Pemkab Banyuwangi bisa berjalan.

Djajat Sudrajat telah menjadi ASN selama 33 tahun. Saat ini Djajat tengah menjalani masa persiapan pensiun (MPP) yang bisa diambil satu tahun sebelum masa pensiun. Seharusnya, Djajat baru resmi pensiun pada 1 Januari 2020.

Bupati Banyuwangi periode 2010-2021 Abdullah Azwar Anas menuturkan, Djajat adalah salah sagu pejabat yang patut menjadi panutan. Di saat banyak orang memburu jabatan, Djajat justru meminta pensiun lebih awal. “Sewaktu masih menjadi Kepala BPKAD Pak Djajat sudah pernah minta pensiun tepatnya setelah istri beliau wafat. Tapi tidak saya izinkan. Lalu setelah dilantik jadi Sekda juga langsung meminta agar jangan lama-lama diberi amanah tersebut. Di saat yang lain memburu jabatan justru Pak Djajat ini menghindari,” pungkasnya. (sgt/aif)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya