Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Kapal Perang Canggih Made in Banyuwangi Resmi Meluncur ke Laut

23 Agustus 2021, 07: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

MELUNCUR: Kapal canggih milik TNI AL KRI Golok 688 keluar dari PT Lundin Industry Invest atau pabrik kapal North Sea Boat di Pantai Cacalan, Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Jumat malam lalu (20/8).

MELUNCUR: Kapal canggih milik TNI AL KRI Golok 688 keluar dari PT Lundin Industry Invest atau pabrik kapal North Sea Boat di Pantai Cacalan, Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Jumat malam lalu (20/8). (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Setelah hampir sembilan tahun berlalu, akhirnya Kapal Republik Indonesia (KRI) Kelewang 625 punya penerus. Jumat malam lalu (20/8), KRI Golok dikeluarkan dari pabriknya yakni PT Lundin Industri Invest.

Kapal canggih made in Banyuwangi itu mulai diluncurkan ke laut. Hasil pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, kapal bernomor lambung 688 itu dikeluarkan dari area pabrik menuju Pantai Cacalan. Posisi Pantai Cacalan memang berada tepat di depan pabrik kapal North Sea Boat tersebut.

Kapal perang ini hampir dipastikan kembali menjadi kebanggaan warga Bumi Blambangan. Sebab, KRI Golok merupakan salah satu kapal tercanggih milik Indonesia. Sementara sebelumnya, KRI Kelewang yang juga buatan pabrik yang sama terbakar di dekat dermaga Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi sekitar hampir sembilan tahun silam.

Baca juga: Kerajinan Daur Ulang Hasilkan Rp 450 Juta Setahun

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, KRI Kelewang dikenal sebagai salah satu kapal ”siluman” milik TNI AL. Kapal tersebut dikabarkan punya kemampuan tidak terdeteksi oleh radar. Gerakan dan manuvernya sangat bagus. Sehingga, KRI Kelewang saat itu diperkirakan akan jadi salah satu kekuatan andalan Indonesia untuk mengamankan wilayah maritimnya.

Namun, pada sore hari 28 September 2012 silam, kapal yang belum diserahkan itu ludes dilalap api. Tak hanya produsen kapal yang terpukul atas musibah itu. Masyarakat Banyuwangi juga merasa sedih ketika itu, atas terbakarnya kapal jenis trimaran (tiga lunas) berbahan komposit tersebut. (bay/c1)

(bw/rbs/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya