Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi

Dekatkan Teman Sekelas, PTM Pakai Webcam

21 Agustus 2021, 07: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

DIPANTAU GURU: Siswa SDN Kebalenan mengikuti mata pelajaran Bahasa Inggris dengan sistem hybrid learning real time kemarin (19/8).

DIPANTAU GURU: Siswa SDN Kebalenan mengikuti mata pelajaran Bahasa Inggris dengan sistem hybrid learning real time kemarin (19/8). (Fredy Rizki/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Sejumlah sekolah di kota Banyuwangi mulai menggunakan pembelajaran online dengan sistem real time. Siswa yang mendapat jatah belajar di rumah tetap bisa merasakan suasana kelas. Pada saat bersamaan siswa juga mendapatkan materi dari guru di dalam kelas.

Teknisnya, guru mengaktifkan webcam yang memungkinkan para siswa di rumah ikut menerima materi pelajaran. Pada waktu bersamaan, sebagian siswa mengikuti proses pembelajaran tatap muka (PTM) di dalam kelas. Yang menarik, siswa di kelas bisa melihat teman-temannya dari layar laptop yang disediakan guru di dalam kelas.

Kepala SDN Kebalenan Emmy Tri Astuti mengatakan, cara ini dilakukan agar siswa merasakan jam normal layaknya sekolah pada umumnya. Siswa bisa mengerjakan tugas kapan saja tanpa dipantau guru secara langsung. Dengan metode ini, siswa yang berada di rumah harus tetap on cam sehingga mereka harus mengikuti jadwal sesuai dengan jam sekolah. ”Jadi sama saja dengan waktu belajar biasa, yang berbeda hanya lokasinya. Ada yang di rumah dan di sekolah,” kata Emmy.

Baca juga: Serang Hakim, Tindakan Yunus Dianggap Menghina Pengadilan

Bagi siswa yang tidak memiliki perangkat atau harus bergantian dengan orang tua, bisa melihat rekaman video pembelajaran yang disediakan sekolah. Selama proses pembelajaran, semuanya direkam dan langsung disimpan di google drive milik sekolah. Kepala sekolah juga bisa mengakses link pembelajaran di semua kelas.

Saat pembelajaran hybrid berlangsung, kepala sekolah bisa memeriksa suasana pembelajaran yang ada. Emmy optimistis, siswa bisa mengikuti semua tahapan secara optimal. Mereka bisa menyerap materi dengan maksimal. Tingkat serapan materi bisa lebih baik daripada pembelajaran daring yang hanya mengandalkan kiriman materi melalui WhatsApp. ”Beberapa sekolah di kecamatan kota sudah menerapkan. Minggu (22/8) nanti perwakilan SD se-Kabupaten Banyuwangi akan mulai dilatih. Kita harap bisa diterapkan di banyak tempat sehingga bisa mengoptimalkan pembelajaran di saat pandemi,” pungkasnya. (fre/aif/c1)

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya