Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Situbondo
icon featured
Situbondo

Angka Korban Meninggal Tinggi, Satgas Covid-19 Perlu Lebih Represif

30 Juli 2021, 14: 44: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Abd Rachman Saleh

Abd Rachman Saleh (Grafis: Reza/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo nampaknya perlu mengambil sejumlah langkah inovatif yang dapat meminimalisir korban meninggal akibat korona. Sebab dalam beberapa waktu terakhir, jumlah kematian terus tinggi. Dalam satu hari, bisa ada belasan hingga puluhan warga yang gugur.

Hal tersebut disampaikan oleh Abd Rachman Saleh. Advokat asal Desa Kumbangsari, Kecamayan Jangkar ini, pola-pola lama dalam penanganan Covid-19 harus mulai ditinggalkan. Seperti menyemprotkan disinfektan, memberikan teguran kepada pelanggar Prokes, hingga melakukan sosialisasi bahaya Covid-19.

“Mengapa demikian? Sebab pola-pola tersebut tidak terbukti ampuh melawan virus korona. Buktinya korban meninggal terus berjatuhan. Jumlahnya juga banyak. Hari ini saja (kemari-red), jumlah kematian mencapai 23 orang,” ujarnya.

Baca juga: Dawuh Kiai: Lockdown Ajang Muhasabah

 Lebih lanjut, Abd Rachman mengusulkan kepada Satgas Covid-19 untuk mengambil sikap represif. Jika ada warga melanggar aturan ataupun Prokes yang ada, harus langsung ditindak tegas.

“Jadi jangan lagi hanya selesai di teguran-teguran. Melainkan harus lebih dari itu. Agar ada efek jera dan masayrakat lebih taat,” ujarnya.

Sayangnya, Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19, Dadang Bintoro saat dihubungi sekitar pukul 19.16 tidak menjawab. Meskipun dering panggilan masuk ke HP nya. Alhasil, wartawan koran ini tidak mendapat penjelasan apapun dari yang bersangkutan. (zul)

(bw/zul/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya