Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Kesehatan
icon featured
Kesehatan

Hadirnya JKN-KIS Menjadikan Ikmal Semakin Bersyukur

30 Juli 2021, 07: 28: 57 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

RASAKAN MANFAAT: Ikmal Kurniawan (21) pernah dirawat di rumah sakit selama tiga hari karena tifus. Selama di rawat, ia dilayani dengan sangat baik dan saat pulang, ia tidak mengeluarkan biaya apapun lagi karena semuanya sudah ditanggung oleh JKN-KIS.

RASAKAN MANFAAT: Ikmal Kurniawan (21) pernah dirawat di rumah sakit selama tiga hari karena tifus. Selama di rawat, ia dilayani dengan sangat baik dan saat pulang, ia tidak mengeluarkan biaya apapun lagi karena semuanya sudah ditanggung oleh JKN-KIS.

Share this          

BANYUWANGI-Menjadi peserta JKN-KIS adalah sebuah kebanggaan tersendiri, terlebih disaat sakit dan harus dirawat, kita tidak perlu khawatir dengan biaya yang harus dikeluarkan karena semuanya sudah ditanggung oleh JKN-KIS. Seperti cerita dari Ikmal Kurniawan (21) yang sehari-hari membantu ayahnya bertani. Ia pernah dirawat di rumah sakit selama tiga hari karena tifus. Selama di rawat, ia dilayani dengan sangat baik dan saat pulang, ia tidak mengeluarkan biaya apapun lagi karena semuanya sudah ditanggung oleh JKN-KIS.

“Alhamdulillah waktu itu sempat di rawat dan saya tanya ke bapak, katanya tidak bayar apa-apa lagi, semuanya gratis,” ucap Ikmal.


Ikmal mengungkapkan, program JKN-KIS adalah hal yang perlu kita syukuri dan pastinya harus kita dukung bersama. Semua itu karena program ini sudah banyak membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tetapi terkendala dengan biayanya.

Baca juga: Siswa SMPN 4 Muncar Vaksinasi di Sekolah


“Saya sangat mendukung sekali dengan program JKN-KIS ini, yang sakit seperti yang pernah saya alami bisa terbantu dan yang pasti tanpa biaya,” ungkapnya.


Pengalaman Ikmal akan menjadi hal yang sangat berharga dan menjadikan sebuah kepercayaan kepada masyarakat lain bahwa program JKN-KIS ini sudah sangat membantu sekali. Ia selalu mengingatkan kepada saudara atau rekannya yang sakit dan punya kartu JKN-KIS, agar langsung ke faskes terdekat untuk ditindak lanjuti.


“Saya selalu berkata kepada mereka, jadi kalau ada yang merasa janggal dengan kesehatannya, agar segera langsung ke puskesmas, apalagi mereka yang punya kartu JKN-KIS. Terus  saya ingatkan bahwa dengan pakai kartu JKN-KIS itu gratis,” tegasnya.


Tenang karena sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, Ikmal mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah mendaftarkannya menjadi Peserta Bantuan Iuran (PBI). Program tersebut sudah membantunya meringankan biaya ketika ia sakit tyfus dan iuran setiap bulannya sudah dibayarkan oleh pemerintah. “Terima kasih banyak dan semoga kita selalu sehat. Yang sakit semoga disehatkan, dan yang sehat mendoakan yang sakit,” kata Ikmal.


Diakhir, Ikmal mendoakan yang terbaik agar Program JKN-KIS ini bisa terus berjalan sehingga masyarakat Indonesia bisa terjamin kesehatannya sampai kapan pun.

(bw/fre/ics/JPR)

 TOP
Artikel Lainya