Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Warung Sembako Ludes Dilalap si Jago Merah

29 Juli 2021, 19: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

GOTONG ROYONG: Warga membantu membersihkan perabotan warung milik Ponijan di Desa Sukonatar, Kecamatan Srono yang terbakar kemarin (28/7).

GOTONG ROYONG: Warga membantu membersihkan perabotan warung milik Ponijan di Desa Sukonatar, Kecamatan Srono yang terbakar kemarin (28/7). (Krida Herbayu/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Diduga akibat korsleting listrik, warung sembako milik pasangan suami istri (pasutri) Ponijan, 52, dan Marmah, 50, warga Dusun Sukopuro Wetan, RT 1, RW 2, Desa Sukonatar, Kecamatan Srono hangus terbakar, kemarin (28/7).

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, tapi hampir semua barang yang ada di warung itu habis terbakar, dan korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 125 juta. “Saat kebakaran, warung sedang kosong, pemilik sedang pergi arisan,” kata Bhabinsa Desa Sukonatar, Serka Edi Nurdianto.

Serka Edi yang datang ke lokasi saat kebakaran itu menyampaikan, api telah membakar barang dagangan yang ada di warung itu. Dua unit televisi dan dua unit kulkas yang ada di dalam warung, ikut terbakar. “Ada beberapa alat elektronik yang bisa diselamatkan warga, seperti kipas angin, majig com, dan dispenser,” terangnya.

Baca juga: Polisi Obrak-abrik Arena Judi Cap Jiki

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.15, itu kali pertama diketahui oleh Riyati, 42, tetangga korban. Awalnya, ada kepulan asap pekat yang muncul dari jendela warung. “Saya teriak-teriak ada kebakaran,” terang Riyati.

Teriakan itu mengundang perhatian warga lainnya. Mereka berdatangan dan langsung menolong memadamkan api dengan alat seadanya. Sebagian warga, mencoba mengamankan barang dengan mengeluarkan. “Di atas televisi banyak kabel, mongkin ada yang korsleting,” cetusnya.

Api yang sempat membesar itu, akhirnya berhasil dipadamkan setelah empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar) datang ke lokasi. “Di dalam warung banyak warga yang mudah terbakar, jadi api cepat menyebar,” katanya.(kri/abi)

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya