Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Polisi Obrak-abrik Arena Judi Cap Jiki

29 Juli 2021, 18: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

DIMINTAI KETERANGAN: Dua tersangka pejudi cap jiki diperiksa di Polsek Tegaldlimo kemarin (28/7).

DIMINTAI KETERANGAN: Dua tersangka pejudi cap jiki diperiksa di Polsek Tegaldlimo kemarin (28/7). (Krida Herbayu/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id- Arena judi bola setan alias cap jiki di perkebunan, Dusun Persen, Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo, digerebek oleh anggota polsek setempat,  kemarin (28/7). Sayangnya, hanya dua orang yang diduga sebagai pelaku berhasil ditangkap, sedang lainnya berhasil kabur.

Kapolsek Tegaldlimo, AKP Bambang Suprapto mengatakan dalam penggerebekan itu berhasil mengamankan dua orang pelaku, Subandriyo, 44, dan Deni Setiawan, 39, keduanya warga Dusun Persen, Desa Kedungasri. “Kedua pejudi itu tinggal di sekitar lokasi kejadian, sering ikut taruhan,” ujarnya.

Dari informasi warga, terang dia, arena judi cap jiki itu lokasinya berpindah-pindah, dan selalu digelar di area perkebunan yang jauh dari permukiman warga. “Para pejudi warga Kecamatan Tegaldlimo dan luar kecamatan,” terangnya.

Baca juga: Kunjungi Kiai Hisyam, Kapolresta: Saya Minta Doa Ulama

Selain mengamankan dua tersangka, terang dia, polisi juga berhasil menyita barang bukti (BB) berupa satu lembar gambar kode cap jiki, satu kotak cap jiki, satu buah bola bekel, satu kantong uang, satu kain lap, satu lampu senter, lima kursi plastik, dan uang tunai Rp 1.143.000 yang digunakan sebagai taruhan judi. “Semua BB dan dua pelaku kami amankan di polsek,” ungkapnya.

Kedua pelaku yang tertangkap itu, jelas dia, sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Mereka mengaku terpaksa berjudi lantaran ingin memiliki uang tambahan untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Atas perbuatannya itu, kedua pelaku dijerat pasal 303 ayat 1 KUHP. “Ancaman hukuman penjara dua tahun delapan bulan,” katanya.(kri/abi)

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya