Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Situbondo
icon featured
Situbondo

Gubernur Jatim Krimkan Puluhan Oksigen Tabung ke Situbondo

29 Juli 2021, 16: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

CUKUP BANYAK: Petugas menurunkan puluhan oksigen tabung dari truk di halaman Pendopo Graha Amukti Praja, kemarin (28/7). Alat bantu pernafasan bagi pasien Covid-19 itu merupakan bantuan dari Gubernur Jatim.

CUKUP BANYAK: Petugas menurunkan puluhan oksigen tabung dari truk di halaman Pendopo Graha Amukti Praja, kemarin (28/7). Alat bantu pernafasan bagi pasien Covid-19 itu merupakan bantuan dari Gubernur Jatim. (Izzul Muttaqin/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah mengirim puluhan oksigen tabung ke Kabupaten Situbondo, kemarin (28/7). Alat bantu pernafasan untuk pasien Covid-10 itu kemudian disebar ke sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Santri.

Menurut Kepala Bidang Perencanaan dan Kesiapsiagaan (Kabid PK) Kabupaten Situbondo, Gatot Tri Korawan, jumlah total oksigen tabung yang dikirimkan oleh Gubernur Jatim berjumlah 45 unit. Sebagian besar diantaranya diserahkan ke Rumah Sakit Abdoer Rahem (RSAR). Yakni sebanyak 20 unit.

“Kenapa RSAR? Karena pasien Covid-19 disana cukup banyak. Sehingga kebutuhan oksigennya juga lebih besar dari rumah sakit lainnya. Jadi wajar jika diberi lebih,” ujarnya.

Baca juga: Pasien Isolasi Mandiri Tak Perlu Cemas

Sementara sisanya, kata Gatot, dibagikan ke rumah sakit-rumah sakit lainnya. “Sepertihalnya Elisabeth. Rumah sakit tersebut mendapatkan oksigen tabung sebanyak 10 unit. Sementara Rumah Sakit Asembagus, Besuki dan Mitra Sehat masing-masing mendapat lima unit,” ungkapnya.

Gatot pun berharap, dengan adanya bantuan tersebut, proses perawatan terhadap pasien Covid-19 bisa berjalan maksimal. “Sehingga dapat menekan korban meninggal akibat virus berbahaya itu,” ujarnya.

Sementara, Direktur Rumah Sakit Asembagus (RSAB), drg Sugiono mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Sebab, dengan adanya oksigen tabung itu, penanganan terhadap pasien Covid-18 yang ada di RSAB bisa berjalan lebih maksimal.

“Pasien Covid-19 di Asembagus ada tiga. Insyaallah dengan adanya bantuan ini, oksigen di RSAB bisa bertahan hingga dua hari. Jadi sudah sangat cukup,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Rumah Sakit Besuki. Menurut pria bernama dr Sandi Hendrayono ini, jumlah pasien yang dia rawat sekitar delapan.  Sementara persediaan tabung yang dimiliki sekitar 34.

“Alhamdulillah masih cukup banyak persediaan oksigennya. Kebetulan datang tadi (kemarin-red), datang dari PT Samator sebanyak 24, pengembalian dari RSAR sebanyak lima, dan bantaun dari Gubernur Jatim ini lima. Insyaallah oksigen kita bisa bertahan dua hingga tiga hari,” ujarnya. (zul)

(bw/zul/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya