Minggu, 19 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Info Rumah Sakit
icon featured
Info Rumah Sakit
RSU Bhakti Husada Glenmore

Program Telemedicine untuk Pasien Isoman

27 Juli 2021, 18: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

PELAYANAN MAKSIMAL: Salah satu dokter RSU Bhakti Husada Krikilan melakukan telemedicine dengan pasien isolasi mandiri di rumah.

PELAYANAN MAKSIMAL: Salah satu dokter RSU Bhakti Husada Krikilan melakukan telemedicine dengan pasien isolasi mandiri di rumah. (RSU Bhakti Husada for RadarBanyuwangi)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Isolasi mandiri (isoman) bisa dilakukan di rumah jika pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala. Atau hanya memiliki gejala ringan, seperti sakit tenggorokan, demam, batuk, mudah lelah, nyeri otot, hidung tersumbat, sakit kepala, diare, mual, muntah, lidah tidak bisa merasakan rasa (ageusia), atau hidung tidak bisa mencium bau (anosmia).

Fungsi isoman yakni untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Dengan tingginya angka yang terkonfirmasi positif, membuat banyak fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, kehabisan kamar. Obat-obatan dan oksigen juga mengalami penurunan ketersediaan. ”Isolasi mandiri menjadi solusi paling bijak bagi pasien Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan,” terang Vice Director Medic RSU Bhakti Husada, Krikilan, dr Billardi Atmanagara.

Menurut dr Billardi, seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19, rumah sakit banyak yang penuh. Makanya, untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan tanpa gejala atau gejala ringan, lebih baik isoman di rumah. ”Namun, tidak semua pasien Covid-19 bisa isoman,” terangnya seraya menjelaskan bila pasien Covid-19 mengalami sesak napas atau saturasi oksigennya di bawah 94 persen, harus segera dibawa ke rumah sakit terdekat.

Baca juga: RS Al Huda Bagi-Bagi Daging Kurban

Billardi menyampaikan, tidak semua rumah bisa dipakai untuk isoman. Ada kriteria tempat tinggal yang boleh digunakan untuk isoman. Antara lain di rumah ada kamar tersendiri yang terpisah dengan anggota keluarga yang lain. Tidak serumah dengan kelompok berisiko tinggi, seperti kalangan lansia, orang dengan daya tahan tubuh lemah, bayi, dan komorbid (diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan lainnya). ”Yang perlu diperhatikan saat isoman itu sirkulasi udara dan cahaya matahari bisa masuk ke rumah,” jelasnya.

Selain itu, masih kata dr Billardi, pasien bisa berjemur di bawah sinar matahari secara langsung, wajib menggunakan masker saat bertemu keluarga lain, makan-makanan yang bergizi, cuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, olahraga ringan beberapa kali per minggu, dan membersihkan kamar isolasi secara rutin. ”Jangan lupa cek suhu tubuh dan saturasi oksigen setiap hari, ini untuk mengetahui perkembangan kesehatan,” katanya.

Untuk pemantauan kesehatan, bisa memakai fasilitas telemedicine RSU Bhakti Husada, Krikilan, Kecamatan Glenmore agar kondisi kesehatannya dapat dipantau langsung oleh dokter, walaupun tidak bertemu langsung. Pendaftaran telemedicine di RSU Bhakti Husada bisa menghubungi nomor handphone: 082143278579, CP: Winarni SKM. (abi/c1)

(bw/*/als/JPR)

 TOP