Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Info Rumah Sakit
icon featured
Info Rumah Sakit

RSI Fatimah Kurban 6 Ekor Sapi dan 4 Ekor Kambing

27 Juli 2021, 18: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BERBAGI: Sapi kurban yang disembelih di RSI Fatimah Banyuwangi Selasa lalu (20/7).

BERBAGI: Sapi kurban yang disembelih di RSI Fatimah Banyuwangi Selasa lalu (20/7). (RSI Fatimah for RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Rumah Sakit Islam Fatimah (RSIF) masih tetap semangat menjalankan ibadah Idul Adha 1442 di masa pandemi Covid-19 ini. Rumah sakit tersebut melakukan penyembelihan hewan kurban Selasa lalu (20/7).

Ketua Panitia Kurban RSIF Banyuwangi Benny Ibrahim mengatakan, RSI Fatimah Banyuwangi adalah amal usaha keagamaan milik Muhammadiyah. Karena itu, kegiatan keagamaan seperti peringatan hari-hari besar agama Islam harus tetap dijalankan dalam kondisi apa pun. Sebab, hal tersebut sebagai sarana dakwah.

Menurut Benny, pelaksanaan Idul Adha kali ini masih sama seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumya. Kali ini, RSIF Banyuwangi bekerja sama dengan pimpinan ranting khusus Muhammadiyah dan Aisiyah. Jauh hari sebelumnya, RSI Fatimah Banyuwangi sudah menghimpun dana dari keluarga besar RSIF. Mulai dari dokter umum dan dokter spesialis, juga para karyawan untuk berkurban. ”Alhamdulilah tahun ini mendapat enam ekor sapi dan empat ekor kambing,” ujarnya.

Baca juga: Airlangga Hartarto Ungkap Strategi Ekonomi Tetap Tumbuh Saat PPKM

Penyembelihan hewan kurban, kata Benny, dilakukan dengan protokol kesehtaan yang ketat. Daging kurban selanjutnya dibagikan ke warga sekitar RSIF. Daging juga didistribusikan kepada warga yang berhak menerimanya. Termasuk semua karyawan RSIF juga mendapat daging kurban. ”Supaya tidak terjadi kerumunan saat pembagian daging kurban, maka panitia meminta cukup perwakilan yang mengambilnya,” ujarnya.

Benny menambahkan, pihaknya berharap agar kegiatan Idul Adha kali ini bisa membantu masyarakat di masa pandemi Covid-19. Terutama warga yang membutuhkan akibat pandemi berkepanjangan yang mengakibatkan ekonomi masyarakat terpuruk. ”Dengan kegiatan ini, kita berdoa semoga pandemi Covid-19 segera berakhir,” pungkasnya. (*/bay/c1)

(bw/*/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya