Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Lifestyle
icon featured
Lifestyle

Pisau Sembelih; Dikenal Sangat Tajam dan Bersih

27 Juli 2021, 09: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

PENGHABISAN: Tukang jagal memiliki senjata andalan berupa pisau khusus yang sangat tajam untuk menyembelih ternak.

PENGHABISAN: Tukang jagal memiliki senjata andalan berupa pisau khusus yang sangat tajam untuk menyembelih ternak. (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Pisau sembelih yang tajam jadi benda penting saat penyembelihan ternak. Panjang ukuran pisau penghabisan ini berbeda-beda, menyesuaikan jenis hewan yang disembelih. Untuk sapi agak panjang, sedangkan untuk kambing tentu lebih pendek.

Kondisi pisau sembelih selain tajam, juga harus dipastikan dalam keadaan yang bersih dan tidak berkarat. Tujuannya untuk memudahkan penyembelihan tanpa membuat hewan kurban merasa tersiksa akibat kondisi pisau yang tumpul atau berkarat.

Pasalnya, golok sembelih ini harus bisa memotong atau memutus tiga bagian saluran pernapasan hewan secara sempurna yakni trakea (tenggorokan/ saluran napas), esofagus atau kerongkongan, dan pembuluh darah (vena jugularis, arteri carotis communis kanan dan kiri). Pemilihan pisau yang tepat, akan memudahkan jagal atau juru sembelih hewan dalam memutuskan tiga saluran tersebut.

Baca juga: Pisau Rambo; Bukan Sekadar Koleksi, Cocok untuk Pencinta Alam

Saiful Anam, seorang jagal asal Kecamatan Rogojampi mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memilih pisau untuk menyembelih, di antaranya yakni ukuran pisau. Ukuran pisau atau golok minimal 1,5 kali lebar leher hewan. Panjang pisau untuk kambing minimal 20 centimeter (cm) sedangkan untuk sapi minimal 30 cm.

Ukuran pisau ini, kata Saiful, bisa memudahkan pemotongan tiga saluran pernapasan hewan kurban yang menjadi syarat halalnya penyembelihan. ”Kalau menyembelih hewan ini selain harus tau tekniknya, juga harus tahu hukum penyembelihan agar daging hewan yang disembelih halal,” katanya.

Selain ukuran pisau, kontur pisau sembelih atau golok yang digunakan untuk penyembelihan hewan ternak ujungnya melengkung keluar. Hal ini bisa memudahkan juru sembelih sehingga ujung pisau tidak terbentur lantai ketika menyembelih.

Bagian bawah pisau yang tajam akan memudahkan jagal, sehingga tidak harus berkali-kali menggorok leher hewan. Secara ilmiah, pisau yang tajam tidak akan banyak merusak jaringan. Artinya hewan tidak akan merasa tersiksa.

Agar kualitas ketajaman pisau terjaga dengan baik, Saiful memilih bahan pisau yang terbaik juga, yakni dari baja. ”Kalau bahan dari baja, pisaunya lumayan berat. Tapi, sekali diayunkan ke leher hewan yang disembelih bisa langsung putus. Kondisi pisau harus tajam dan bersih karena akan memengaruhi daging hewan yang disembelih. Kondisi daging ternak yang disembelih dalam kondisi aman, sehat, utuh, dan halal,” tandasnya. (ddy/bay/c1)

(bw/ddy/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya