Minggu, 19 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Ambil BB Tilang dengan Layanan Drive Thru

26 Juli 2021, 18: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

AMBIL TILANG: Pelanggar lalu lintas mengambil BB tilang melalui layanan drive thru di Kejaksaan Negeri Banyuwangi kemarin (23/7).

AMBIL TILANG: Pelanggar lalu lintas mengambil BB tilang melalui layanan drive thru di Kejaksaan Negeri Banyuwangi kemarin (23/7). (Bagus Rio/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Masyarakat yang terkena tilang di wilayah hukum Kabupaten Banyuwangi, kini tidak perlu pusing. Tak sampai semenit, mereka bisa mengambil barang bukti (BB) tilang di Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi. Mereka juga tidak perlu turun dari kendaraannya untuk melakukan pengurusan.

Hal ini menyusul dibukanya layanan pengambilan BB tilang dengan sistem drive thru oleh Kejari Banyuwangi. Mereka yang hendak mengambil barang bukti berupa SIM atau STNK cukup mengendarai motor menuju tempat pembayaran yang ada di area halaman depan kantor Kejari Banyuwangi.

Dari hasil uji coba drive thru kemarin (23/7), waktu yang dibutuhkan untuk membayar tilang hingga mengambil barang bukti paling lama 50 detik. ”Dengan layanan tilang drive thru ini diharapkan membantu memudahkan masyarakat. Sehingga, masyarakat tidak perlu repot mengantre,” terang Kajari Banyuwangi Mohammad Rawi.

Baca juga: Geber Program Inkubasi, Cetak 100 Pengusaha Muda

Tujuan layanan tilang drive thru ini, jelas Rawi, yakni agar tidak terjadi kerumunan di tengah pandemi Covid-19. Terutama untuk menyukseskan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). ”Kita lakukan inovasi pelayanan ini, demi ikut serta dalam menekan kasus penyebaran Covid-19 di Banyuwangi,” katanya.

Dalam layanan tilang drive thru ini, masih kata Rawi, masyarakat hanya perlu datang dengan kendaraannya. Mereka langsung masuk ke halaman Kejari Banyuwangi dengan membawa surat tilang. ”Mereka hanya perlu menunjukkan surat tilangnya, diserahkan ke petugas dan untuk pembayaran langsung di tempat tersebut,” terangnya.

Rawi berharap tilang drive thru tersebut bisa mempercepat pelayanan terhadap masyarakat. Pasalnya, jumlah orang yang kena tilang di Banyuwangi cukup banyak. Jenis pelanggaran paling banyak yakni tidak mengenakan helm. ”Ini juga mengantisipasi adanya calo atau makelar kasus dalam pengambilan BB tilang di Kejari Banyuwangi,” pungkasnya. (rio/afi/c1)

(bw/rio/als/JPR)

 TOP