Minggu, 19 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Kesehatan
icon featured
Kesehatan

Layanan Rapid Test Gratis ”Diserbu” Sopir

26 Juli 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

ANTRE: Sejumlah sopir truk pengangkut logistik menunggu giliran tes antigen di Terminal Sri Tanjung, kemarin.

ANTRE: Sejumlah sopir truk pengangkut logistik menunggu giliran tes antigen di Terminal Sri Tanjung, kemarin. (Dedy Jumhardiyanto/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Layanan rapid test antigen di Terminal Tanjung Wangi diserbu puluhan sopir truk yang akan menyeberang ke Bali. Surat rapid test antigen dibutuhkan para sopir angkutan logistik untuk bisa menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk.

Selain para sopir, kernet juga ikut tes yang disediakan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Wilayah Kerja (Wilker) Probolinggo tersebut. ”Layanan rapid test gratis ini khusus diberikan kepada para sopir dan kernet truk yang akan mengirim barang seperti sembako dan barang kebutuhan lainnya,” ujar Koordinator Substansi (Korsi) Karantina dan Surveilans Epidemologi KKP Kelas II Probolinggo Jumali.

Layanan gratis tes antigen tersebut dibuka sejak Senin (12/7) lalu. Bagi para sopir dan kernet yang dinyatakan bebas Covid-19, bisa langsung menuju Pelabuhan Ketapang untuk menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk. ”Dalam sehari tidak kurang dari 300 orang memanfaatkan layanan rapid test antigen gratis,” jelas Jumali.

Baca juga: Lelang Ketujuh, KMP Cemerlang Akhirnya Laku Rp 3,4 Miliar

Dengan adanya layanan gratis, sopir dan kernet merasa terbantu. Sebelumnya, sejumlah sopir truk mengeluhkan biaya rapid test antigen yang terbilang mahal. ”Lumayan bisa mengurangi ongkos, kalau bayar lumayan mahal,” ungkap Yanto, salah satu sopir truk logistik yang mengikuti tes antigen.

Syarat perjalanan ke Bali diperketat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang akan ke Bali kini tak cukup menunjukkan surat bebas Covid-19. Mereka juga diwajibkan menunjukkan surat vaksinasi Covid-19.

Aturan tersebut secara resmi tertuang dalam Surat Edaran Nomor SE-DRJD 9 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dalam Negeri dengan Transportasi Angkutan Penyeberangan Lintas Ketapang-Gilimanuk pada Masa Pandemi Covid-19. Dalam Surat Edaran (SE) tersebut, dijelaskan bahwa akan ada pembatasan waktu operasional penyeberangan kecuali untuk kendaraan logistik atau angkutan barang. (ddy/aif/c1)

(bw/ddy/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya