Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi

Wabup Sugirah Ajak Siswa SMP Ikut Vaksinasi

26 Juli 2021, 06: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

DAPAT JATAH: Wabup H. Sugirah (kiri) didampingi kepala SMPN 1 Genteng H. Sodiq, Plt. Kepala Dispendik Suratno (dua dari kanan), dan kepala Puskesmas Genteng Kulon dr. Yos Hermawan menyaksikan vaksinasi di SMPN 1 Genteng, kemarin (22/7).

DAPAT JATAH: Wabup H. Sugirah (kiri) didampingi kepala SMPN 1 Genteng H. Sodiq, Plt. Kepala Dispendik Suratno (dua dari kanan), dan kepala Puskesmas Genteng Kulon dr. Yos Hermawan menyaksikan vaksinasi di SMPN 1 Genteng, kemarin (22/7). (Shulhan Hadi/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Vaksinasi untuk kelompok usia 12 tahun hingga 17 tahun kembali digelar, kemarin (22/7). Kali ini, giliran para siswa di SMPN 1 Genteng dan SMPN 2 Cluring yang mendapat jatah vaksinasi.

Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, H. Sugirah, hadir dalam vaksinasi itu dengan didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi, Suratno. Juga ikut dalam rombongan  Plt. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi, dr. Andriyani Hamzah.

Saat melihat vaksinasi di SMKN 1 Genteng, Wabup Sugirah sempat menemui para siswa, dan berpesan memanfaatkan program vaksinasi ini dengan baik. Masa depan negara dan juga kabupaten ini, ada di tangan generasi muda, termasuk para siswa yang sedang menjalani vaksinasi. “Masa depan Indonesia dan Banyuwangi, tergantung kalian, jangan pernah tidak mau divaksin,” katanya.

Baca juga: Satu Pasien Covid-19 di RSUD Genteng Sembuh

Pada para siswa, Wabup Sugirah menyampaikan vaksinasi ini sudah dilaksanakan sejak dulu. Hanya saja, jenisnya yang berbeda-beda. Dengan mengikuti vaksinasi, diharapkan ada perubahan pola hidup yang lebih baik di kalangan siswa dan semua warga sekolah. “Kita akan mengubah pola hidup yang  baru, pola hidup yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Menurut Wabup Sugirah, dengan sumberdaya manusia yang sehat dan kuat, tentu di masa mendatang negara dan masyarakat akan lebih baik. “Kalau kalian sehat, maka bisa menjadi negara yang baldatun toyibatun warabbul ghafur (negeri yang baik dengan penuh ampunan),” jelasnya.

Plt. Kepala Dispendik Banyuwangi, Suratno mengatakan ini vaksinasi gelombang pertama untuk siswa SMPN di daerah Banyuwangi selatan. Pemilihan dua sekolah itu, bentuk antisipasi karena kecamatan di tempat sekolah itu kasus penyebaran Covid-19 cukup tinggi. “Hari ini mulai untuk kawasan selatan,” ujarnya kemarin.

Untuk selanjutnya, terang dia, vaksinasi di sekolah akan dikoordinasikan antara pihak sekolah dan puskesmas setempat, serta mengacu jumlah vaksin yang tersedia. Sehingga, untuk pelaksanaannya tergantung jadwal vaksinasi di Puskesmas setempat. “Kita tidak bisa menargetkan waktu, semua berdasar kebutuhan dan tenaga kesehatannya juga,” jelasnya.

Vaksinasi ini, terang dia, akan dilakukan bertahap, mengacu persediaan vaksin. Untuk gelombang awal ini, jatah untuk kelompok usia 12 tahun hingga 17 tahun sekitar 23 ribu dosis vaksin. Sedangkan jumlah siswa SMPN di Banyuwangi mencapai 60 ribuan. “Ya gantian, sekarang kelas IX dulu,” jelasnya.

Untuk vaksinasi ini, masih kata dia, tidak hanya siswa SMPN. Tapi semua siswa sederajat bakal mendapat kesempatan vaksinasi. Hanya saja, untuk pelaksanaan bergantian. “Kita tidak hanya memikirkan siswa SMPN, siswa SMP swasta, dan MTs itu juga warga Banyuwangi,” sebutnya.(sli/abi)

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya