Minggu, 19 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Kolom
icon featured
Kolom

Memaknai Idul Adha di Tengah Pandemi

Oleh: Linda Mustika Hartiwi*

25 Juli 2021, 17: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Memaknai Idul Adha di Tengah Pandemi

Share this          

PERINGATAN Hari Raya Idul Adha 1442 H jatuh pada tanggal 20 Juli 2021 dan merupakan Idul Adha kedua yang dirayakan di tengah pandemi. Seperti diketahui bersama bahwa pandemi korona yang telah memasuki tahun kedua ini belum berakhir dan menimbulkan berbagai dampak di banyak bidang kehidupan. Pandemi korona merupakan ujian dari Tuhan yang mau tidak mau harus kita hadapi.

Lalu bagaimanakah kita memaknai Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban di tengah pandemi ini?

Seyogianya peringatan Hari Raya Idul Adha disambut dengan rasa syukur yang bisa diwujudkan dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui ibadah kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Iman dan takwa merupakan landasan yang kuat dalam menghadapi wabah pandemi untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dan agar tidak terpuruk berlarut-larut yang hanya akan menyengsarakan diri sendiri.

Baca juga: Dewan Siap Geber Pembahasan 4 Raperda

Tradisi menyembelih hewan kurban baik sapi atau kambing yang dilakukan pada perayaan Idul Adha, bisa kita maknai dengan memetik nilai keteladanan Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan anak yang dicintainya untuk melaksanakan perintah Tuhan. Wabah pandemi yang sedang terjadi hendaknya menjadikan diri menjadi insan yang sabar dan berjiwa besar dalam menghadapinya.

Selain itu kita juga dapat mengambil hikmah sikap berbagi atau bersedekah dari tradisi penyembelihan hewan kurban yang dilakukan pada perayaan Idul Adha. Sikap berbagi kepada sesama akan memperkuat rasa solidaritas sosial dan saling membantu sesama yang membutuhkan pertolongan baik dalam bentuk materi maupun nonmateri untuk tetap semangat menghadapi pandemi. Demikian pula dengan sikap bersedekah bagi kita yang dalam keadaan mampu akan meringankan beban hidup bagi sesama yang mengalami kesulitan di masa pandemi ini.

Perayaan Idul Adha juga mengajarkan kita untuk menumbuhkan sikap empati serta memiliki sikap tulus dan rendah hati atau tidak sombong kepada sesama. Di masa pandemi ini mungkin banyak sesama di sekitar yang memerlukan bantuan dari kita. Sepatutnya kita untuk berempati dalam membantu sesama dengan dilandasi sikap tulus, tidak angkuh, serta ikhlas tanpa pamrih.

Demikian beberapa uraian mengenai apa yang dapat kita lakukan untuk memaknai peringatan Hari Raya Idul Adha di tengah pandemi yang sedang terjadi ini, lebih dari sekadar mengerti akan etos berbagi yang disimbolkan dengan menyembelih daging hewan kurban baik sapi atau kambing. Seyogianya kita untuk dapat memaknai peringatan Hari Raya Idul Adha dalam kehidupan kita sehari-hari dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menumbuhkembangkan sikap saling menyayangi antar sesama. Teriring doa semoga wabah pandemi ini segera berakhir. Mari bersama-sama untuk tetap semangat dan berbahagia setiap hari.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H. (*)

*) Warga Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

(bw/*/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya