Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Langgar Trayek, Sopir Pahala Kencana Ditilang

25 Juli 2021, 05: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

RAZIA DADAKAN: Personel Satlantas Polresta Banyuwangi mengecek surat-surat kendaraan angkutan umum di Terminal Brawijaya kemarin.

RAZIA DADAKAN: Personel Satlantas Polresta Banyuwangi mengecek surat-surat kendaraan angkutan umum di Terminal Brawijaya kemarin. (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Angkutan bus ditemukan melanggar izin trayek di depan Terminal Brawijaya, Banyuwangi kemarin (19/7). Angkutan tersebut, langsung ditindak tegas oleh aparat gabungan dari Satlantas dan Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi.

Sopir bus Pahala Kencana langsung ditilang. Bus tersebut melanggar trayek. Izin trayek yang dimiliki seharusnya lewat jalur utara, tapi malah beroperasi lewat jalur selatan. ”Satu kendaraan bus yang didapati telah melanggar langsung kita tilang,” ujar Kanit Turjawali Polresta Banyuwangi Iptu Budi Mujiono.

Dikatakan Budi, kegiatan operasi dilakukan untuk memantau kendaraan angkutan yang tidak masuk ke terminal. Selain itu juga melihat izin trayek kendaraan sesuai atau tidak. ”Kita lakukan pemeriksaan kepada semua kendaraan angkutan umum yang melintas,” katanya.

Baca juga: Selama PPKM Darurat, Pengamen Akustik Diminta Istirahat

Dalam operasi tersebut,  hanya satu kendaraan yang ternyata didapati tidak sesuai dengan izin trayek sehingga langsung dilakukan tindakan tegas berupa tilang. ”Kita berikan tindakan tegas sebagai bentuk peringatan. Setelah kita periksa, izin trayeknya tidak sesuai dengan SOP,” terangnya.

Selain melakukan tindakan tegas, kegiatan tersebut untuk memberikan edukasi kepada para sopir angkutan umum. Mereka diminta beroperasi sesuai dengan SOP yang ada. ”Kita minta kepada para sopir agar mematuhi peraturan yang sudah ada, terutama dalam mengangkut calon penumpang. Jangan sampai menurunkan penumpang di pinggir jalan umum,” imbaunya.

Dengan adanya operasi ini sopir angkutan umum diimbau taat aturan, terutama dalam menjalankan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19. ”Kita tahu jumlah  penumpang angkutan umum saat ini mengalami penurunan akibat pandemi,” pungkasnya. (rio/aif)

(bw/rio/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya