Minggu, 26 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Pendaftaran CASN Tinggal 4 Hari, Pelamar Tembus 3.747 Orang

24 Juli 2021, 11: 15: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

TERBUKA: Suasana tes berbasis komputer untuk seleksi ASN di Banyuwangi tahun 2020 lalu.

TERBUKA: Suasana tes berbasis komputer untuk seleksi ASN di Banyuwangi tahun 2020 lalu. (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Peringatan bagi warga yang berniat mengikuti seleksi calon aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Banyuwangi formasi tahun 2021. Masa pendaftaran seleksi calon abdi negara tersebut akan ditutup Rabu (21/7). Artinya, bagi yang belum mendaftar, waktu yang tersisa untuk mendaftarkan diri pada rekrutmen ASN kali ini tinggal empat hari lagi.

Sekadar diketahui, untuk dapat mendaftarkan diri sebagai calon peserta seleksi, warga tidak perlu datang langsung ke kantor instansi terkait. Juga tidak perlu antre sehingga terhindar dari risiko penularan Covid-19. Sebaliknya, pendaftaran cukup dilakukan secara daring melalui komputer atau ponsel pintar yang tersambung jaringan internet. Tepatnya dengan mengakses laman sscasn.bkn.go.id.

Di sisi lain, hingga Jumat sore (16/7) jumlah yang telah mendaftar seleksi calon ASN kali ini sudah tembus 3.747 orang. Angka itu nyaris setara dengan total lowongan yang tersedia, yakni sebanyak 3.937 formasi yang terdiri dari formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Baca juga: Kambing Saanen; Si Hidung Lurus yang Peka Cuaca

Formasi yang tersedia pada seleksi ASN tahun ini meliputi 3.624 tenaga guru, 237 tenaga kesehatan, dan 76 tenaga teknis lainnya. Khusus tenaga guru, seluruh lowongan yang tersedia adalah untuk formasi PPPK. Tepatnya 764 lowongan guru sekolah menengah pertama (SMP), 2.308 guru kelas, dan 552 guru pendidikan jasmani dan kesehatan (penjaskes) sekolah dasar (SD).     

Sedangkan lowongan tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya sebanyak 313 formasi. Rinciannya, formasi CPNS tenaga kesehatan sebanyak 115 orang dan PPPK tenaga kesehatan sebanyak 122 orang. Selain itu, lowongan tenaga teknis lainnya sebanyak 76 formasi, yakni 41 CPNS dan 35 PPPK.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi Nafiul Huda mengatakan, dari total pelamar yang sudah menembus 3.747 orang, mayoritas mendaftar untuk formasi PPPK guru, yakni sebanyak 2.438 orang. ”Selebihnya, 1.199 orang mendaftar formasi CPNS dan 110 mendaftar formasi non-guru,” ujarnya.

Huda menuturkan, masa pendaftaran calon ASN tahun ini akan dibuka hingga 21 Juli. Karena waktu yang semakin mepet, dia mengimbau para calon pelamar memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mendaftarkan diri dalam seleksi kali ini. ”Silakan manfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya. Semoga seleksi tahun ini menjadi jalan bagi Bapak dan Ibu sekalian untuk dapat bergabung dengan Pemkab Banyuwangi,” kata dia.

Sebelumnya, Bupati Ipuk Fiestiandani menyatakan tahun ini tidak ada formasi CPNS tenaga guru. Dia menggarisbawahi, ini justru menjadi kesempatan bagi para guru honorer. ”Para tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi bisa memiliki kesempatan besar mendapat kepastian status sebagai ASN, yakni sebagai PPPK,” tuturnya.

Kabar baiknya, khusus seleksi PPPK tahun ini, termasuk PPPK guru, Bupati Ipuk melakukan terobosan tidak memberlakukan ketentuan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal sebagaimana pada seleksi ASN tahun-tahun sebelumnya.

Bupati Ipuk menuturkan, kebijakan tanpa pembatasan IPK minimal tersebut dilakukan untuk memberi kesempatan seluruh tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi untuk ikut dalam seleksi PPPK. Selain itu, kebijakan ini juga sejalan dengan kebijakan Ipuk untuk membuka kesempatan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat. ”Ini apresiasi untuk para tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi. Para tenaga honorer bisa mengikuti PPPK tanpa ada syarat IPK minimal,” kata dia. (sgt/bay/c1)

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya