Senin, 20 Sep 2021
radarbanyuwangi
Home > Entertainment
icon featured
Entertainment

Tekstur Daging Domba Lebih Lembut dari Kambing

24 Juli 2021, 09: 45: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BAHAN WOL: Domba dikenal dengan bulunya yang lebat. Pada umumnya bulu domba berwarna putih.

BAHAN WOL: Domba dikenal dengan bulunya yang lebat. Pada umumnya bulu domba berwarna putih. (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Kambing dan domba adalah dua hewan yang berbeda. Terutama saat diolah, karakter daging kambing berbeda dengan daging domba.

Daging kambing dan domba memang kerap diolah jadi masakan. Tapi orang lebih populer menggunakan daging kambing dibandingkan daging domba.Banyak yang mengira dua daging ini punya karakter yang sama, padahal daging kambing dan domba punya ciri dan karakter rasa berbeda

”Secara umum, daging domba punya tekstur lebih empuk dan rasa lebih ringan dibandingkan daging kambing,” ujar Umi Kunni, seorang juru masak spesialis nasi kebuli di Banyuwangi.

Baca juga: Airlangga: Usaha Mikro Kecil, Warung, Warteg, PKL Bisa Daftar Bansos

Orang Indonesia sudah sangat familier dengan olahan daging kambing. Sebut saja beberapa di antaranya sate, kambing guling, hingga sop kambing yang sudah jadi santapan sehari-hari. Di warung makan hingga restoran pun daging kambing biasa jadi hidangan istimewa. ”Namun, sebagian orang masih belum bisa membedakan antara daging domba dan kambing,” kata Kunni.

Secara umum, imbuh Kunni, tekstur daging kambing lebih keras daripada daging domba. Demikian juga soal aroma dan rasa yang mudah dikenali karena cukup kuat. Hal itu berbanding terbalik dengan daging domba yang justru punya tekstur lebih empuk. Aroma dan rasanya pun lebih ringan sehingga minim berbau prengus.

Namun sayangnya, peminat daging domba di Indonesia masih sedikit karena orang lebih familier dengan rasa daging kambing. Karena memiliki karakter yang berbeda dari segi tekstur, daging domba dan daging kambing harus diolah dengan teknik pemasakan khusus. Daging domba yang lebih empuk tentu saja hanya membutuhkan waktu masak sebentar.

”Daging kambing pada dasarnya lebih keras teksturnya daripada daging domba. Maka dari itu proses memasaknya biasa dilakukan dengan waktu yang lama. Biasanya untuk sate direndam dulu dengan buah nanas muda agar tidak keras atau alot,” jelasnya.

Berbeda dengan daging domba yang cukup dimasak sebentar saja maka dagingnya langsung empuk. Biasanya daging domba sangat mudah dimasak dengan cara dipanggang atau ditumis biasa. Tak itu saja, daging domba juga cenderung lebih mudah menyerap bumbu daripada daging kambing. ”Domba sangat bagus untuk dipanggang mulai dari bagian kaki hingga ke atas tubuhnya. Ketika dimasak, domba dan kambing memberikan rasa yang berbeda,” pungkas Kunni. (ddy/bay/c1)

(bw/ddy/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya