Sabtu, 24 Jul 2021
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Tambah Dua Titik Penyekatan di Genteng, Kendaraan Harus Putar Balik

22 Juli 2021, 15: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

PINTU MASUK: Pintu masuk Kota Genteng di jalan simpang empat Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng ini informasinya akan menjadi titik penyekatan kemarin (15/7).

PINTU MASUK: Pintu masuk Kota Genteng di jalan simpang empat Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng ini informasinya akan menjadi titik penyekatan kemarin (15/7). (Shulhan Hadi/RadarBanyuwangi.id)

Share this          

RadarBanyuwangi.id – Rencana Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu menambah titik penyekatan di Banyuwangi selatan, sepertinya akan segera direalisasikan. Jajaran Polsek Genteng, sudah berkoordinasi dengan lintas sektoral.

Dalam koordinasi yang dilakukan pada Kamis (15/7) itu, membahas titik penyekatan dan petugas yang akan bertugas di pos itu. “Yang bertugas itu polisi, TNI, Satpol PP, dan petugas lainnya, semua bersinergi,” terang Kapolsek Genteng AKP Sudarmaji melalui Kanitlantas Iptu Nanang Wardhana.

Sesuai arahan kapolresta, terang dia, di wilayah Kota Genteng aka nada dua titik penyekatan. Tapi untuk titik penyekatan itu, semua sepakat masih dirahasiakan. Hanya saja, kegiatan itu akan dilaksanakan setelah pukul 20.00 dan berlangsung setiap malam sampai PPKM Darurat berakhir. “Nanti setelah apel akan diberitahu,” ungkapnya.

Baca juga: Buruh Pabrik Belum Aman dari Paparan Covid-19

Prinsip dari penyekatan itu, terang dia, mengurangi mobilitas warga yang tidak memiliki kepentingan. Nantinya, warga yang akan melintas dari arah selatan Genteng dan dari arah utara akan diminta putar balik. Kecuali, jika mereka itu bisa menunjukkan identitas asalnya. “Nanti kalau tidak ada kepentingan mendesak, tidak boleh masuk Kota Genteng, harus putar balik,” terangnya.

Menurut kanitlantas, dalam penyekatan ini akan dilakukan secara disiplin dan humanis. Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Genteng belajar banyak dari beberapa kejadian yang mengakibatkan salah paham antara petugas dan warga. “Kami semua akan berusaha sebaik mungkin, ramah kepada pengguna jalan kami utamakan,” katanya.(sli/abi)

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news